Jaringan Alumni Belanda Gelar Kuliah Umum Publikasi Jurnal Nasional dan Internasional
Minggu, 13 Desember 2020 - 22:26 WIB
Lebih jauh lagi, Fuadi juga menjelaskan bahwasanya untuk mempublikasikan tulisan di jurnal bukanlah suatu yang instan yang semuanya bisa dilakukan dengan sekejap, perlu proses panjang yang meniscayakan kesabaran dan ketekunan. "Peran mentor juga akan sangat penting dalam membantu hasilkan karya terbaik dan lebih optimal", ungkapnya.
Tidak jauh berbeda dengan Fuadi, Nurenzia juga menegaskan pentingnya mempunyai ‘motivasi dan niat’ yang jelas dalam mempublikasikan artikel di jurnal. Tanpa motivasi dan niatan yang jelas, kita akan seperti bergerak tanpa arah’ tegasnya.
Selanjutnya, Nurenzia menguraikan langkah apa saja yang dirasa penting dalam mempublikasikan karya di sebuah jurnal, mulai dari pre-writing, during writing, dan post-writing. Ia juga menyarankan kepada seluruh peserta kuliah umum untuk membaca sesering mungkin berbagai artikel dalam jurnal-jurnal yang terkait dengan bidang studinya, menentukan atau membuat list jurnal jurnal yang akan dituju serta memulai proses penulisan dan jangan ditunda.
Dito Alif Pratama, Alumni Officer Nuffic Neso Indonesia merasa bersyukur atas diselenggarakanya acara ini. Lebih jauh lagi ia katakana program ini merupakan salah satu ruang kontribusi bagi alumni atau mahasiswa yang bersekolah di Belanda bagi pengembangan Sumber Daya Manusia Indonesia, khususnya dalam bidang literasi. "Follow up dari program ini kedepanya adalah program workshop publikasi jurnal di tingkat nasinal dan internasional yang akan diselenggarakan di tahun 2021 nanti," jelas Dito.
Acara ini diakhiri dengan ‘soft launching’ program ‘Journal Publishing Workshop: Composing Bachelor and Master Thesis into Journal Article in the Field of Humanities and Social Sciences’ yang akan diselenggarakan pada Februari 2021.
Nor Isma, selaku penanggung jawab acara ini, memaparkan secara singkat, bahwa tujuan diselenggarakanya program ini adalah untuk mendorong penerbitan hasil karya penelitian mahasiswa, baik yang berupa skripsi maupun tesis, untuk diubah menjadi artikel jurnal nasional maupun internasional.
Tidak jauh berbeda dengan Fuadi, Nurenzia juga menegaskan pentingnya mempunyai ‘motivasi dan niat’ yang jelas dalam mempublikasikan artikel di jurnal. Tanpa motivasi dan niatan yang jelas, kita akan seperti bergerak tanpa arah’ tegasnya.
Selanjutnya, Nurenzia menguraikan langkah apa saja yang dirasa penting dalam mempublikasikan karya di sebuah jurnal, mulai dari pre-writing, during writing, dan post-writing. Ia juga menyarankan kepada seluruh peserta kuliah umum untuk membaca sesering mungkin berbagai artikel dalam jurnal-jurnal yang terkait dengan bidang studinya, menentukan atau membuat list jurnal jurnal yang akan dituju serta memulai proses penulisan dan jangan ditunda.
Dito Alif Pratama, Alumni Officer Nuffic Neso Indonesia merasa bersyukur atas diselenggarakanya acara ini. Lebih jauh lagi ia katakana program ini merupakan salah satu ruang kontribusi bagi alumni atau mahasiswa yang bersekolah di Belanda bagi pengembangan Sumber Daya Manusia Indonesia, khususnya dalam bidang literasi. "Follow up dari program ini kedepanya adalah program workshop publikasi jurnal di tingkat nasinal dan internasional yang akan diselenggarakan di tahun 2021 nanti," jelas Dito.
Acara ini diakhiri dengan ‘soft launching’ program ‘Journal Publishing Workshop: Composing Bachelor and Master Thesis into Journal Article in the Field of Humanities and Social Sciences’ yang akan diselenggarakan pada Februari 2021.
Nor Isma, selaku penanggung jawab acara ini, memaparkan secara singkat, bahwa tujuan diselenggarakanya program ini adalah untuk mendorong penerbitan hasil karya penelitian mahasiswa, baik yang berupa skripsi maupun tesis, untuk diubah menjadi artikel jurnal nasional maupun internasional.
Lihat Juga :