Festival Budaya di KBRI Cairo Terapkan Konsep Edukasi, Diplomasi dan Promosi

Kamis, 17 Desember 2020 - 12:06 WIB
Keragaman tersebut, tambahnya, menunjukkan bangsa Indonesia sebagai masyarakat multikultural hidup damai, harmonis, dan toleran yang dirangkai dalam prinsip Bhineka Tunggal Eka. “Keragaman itu indah dan keragaman itu berkah. Oleh karena itu, kami merasa perlu terus menerus mengenalkan Indonesia baik dari sisi budaya, pariwisata, politik dan pendidikan kepada masyarakat Mesir, khususnya kalangan mahasiswa,” ujarnya. (Baca juga: Ini Catatan Penting Agar Sukses Mendaftar pada SNMPTN-SBMPTN )

Disebut paket komplet karena festival budaya kali ini dirangkai dengan konsep three in one yaitu diplomasi, promosi, dan edukasi. Diplomasi budaya diwujudkan melalui penampilan seni budaya yang meliputi tari saman, tari piring, tari Bali, tari Asmaradana, puisi bahasa Indonesia, dan pencak silat. Para pemain yang tampil adalah warga Mesir yang belajar seni dan bahasa Indonesia di Pusat Kebudayaan Indonesia (Puskin) Cairo.

Sementara itu, promosi dikemas dalam acara pameran produk kerajinan tangan dan perdagangan Indonesia. Konsep edukasi diwujudkan melalui gelar wicara yang mengangkat tema-tema kebudayaan, pariwisata, pendidikan, politik dan ekonomi di Indonesia.

Rektor Universitas Mansoura Mesir, Ashraf Abdel-Baset menyambut baik acara festival ini sebagai bentuk kerja sama antara universitas dan Pemerintah Indonesia. Melalui kegiatan ini, selain untuk mengenalkan budaya Indonesia, diharapkan dapat menarik minat masyarakat Indonesia untuk belajar di Universitas Mansoura.

“Jika selama ini mayoritas mahasiswa Indonesia yang kuliah di Mesir memilih Universitas Al-Azhar, saya berharap pada masa mendatang ada yang kuliah di Universitas Mansoura”, ucap Rektor seraya menambahkan posisi ini termasuk 500 universitas terbaik dunia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!