UNNES Anugerahkan Gelar Doktor Honoris Causa kepada Airlangga Hartarto
Rabu, 23 Desember 2020 - 12:26 WIB
Tim Promotor penganugerahan Doktor Honoris Causa Ir Airlangga Hartarto terdiri atas Prof Dr Tandiyo Rahayu MPd, selaku Ketua Tim Promotor dengan anggota Prof Dr Fathur Rokhman MHum dan Prof Dr Soegiyanto KS MS. (Baca juga: Komitmen Jadi Kampus Berwawasan Konservasi, UNNES Peringkat 6 UI GreenMetric)
Prof Tandiyo Rahayu selaku ketua tim promotor menyampaikan telah melakukan pengamatan dan kajian dengan seksama, atas keunikan kepemimpinan dalam organisasi olahraga Wushu Indonesia dan prestasi yang dihasilkannya. Selain itu tim promotor juga telah mengkaji karya ilmiah bidang olahraga karya Airlangga.
Menurut Tandiyo, kepemimpinan humanistik Airlangga Hartarto dalam organisasi olahraga telah secara nyata mampu menghasilkan prestasi. Selain itu, dua karya ilmiah yang disusun Airlangga Hartarto mengenai kepemimpinan humanistik, berjudul Is Humanistic Leadership Suitable for Sport Organization: a Literature Review dan Peran Kepemimpinan Humanis dalam Peningkatan Good Governance dalam Organisasi Olahraga: Sebuah Kajian, yang dimuat dalam jurnal ilmiah internasional dan nasional bereputasi, makin meneguhkan hasil kajian tim promotor.
“Bahwa gaya kepemimpinan humanistik yang dikembangkan Bapak Airlangga Hartarto merupakan pendekatan baru yang tepat dan dapat menjadi alternatif bagi manajemen organisasi olahraga," ujar Tandiyo.
Tandiyo yang juga Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) UNNES menjelaskan, sejak Airlangga menjabat ketua umum Wushu Indonesia, performa cabang olahraga Wushu sangat signifikan dalam mewarnai peta prestasi olahraga Indonesia. Selain selalu menghasilkan medali emas dalam berbagai kejuaraan bergengsi, seperti SEA Games, World Champion, dan Asian Games, wushu Indonesia secara konsisten dan kontinyu memberi kesempatan dan mempercayai para atlit junior untuk tampil dan unjuk prestasi dalam berbagai kejuaraan dunia. Para juara junior inilah yang akan menjaga kesinambungan prestasi di masa yang akan datang.
Prof Tandiyo Rahayu selaku ketua tim promotor menyampaikan telah melakukan pengamatan dan kajian dengan seksama, atas keunikan kepemimpinan dalam organisasi olahraga Wushu Indonesia dan prestasi yang dihasilkannya. Selain itu tim promotor juga telah mengkaji karya ilmiah bidang olahraga karya Airlangga.
Menurut Tandiyo, kepemimpinan humanistik Airlangga Hartarto dalam organisasi olahraga telah secara nyata mampu menghasilkan prestasi. Selain itu, dua karya ilmiah yang disusun Airlangga Hartarto mengenai kepemimpinan humanistik, berjudul Is Humanistic Leadership Suitable for Sport Organization: a Literature Review dan Peran Kepemimpinan Humanis dalam Peningkatan Good Governance dalam Organisasi Olahraga: Sebuah Kajian, yang dimuat dalam jurnal ilmiah internasional dan nasional bereputasi, makin meneguhkan hasil kajian tim promotor.
“Bahwa gaya kepemimpinan humanistik yang dikembangkan Bapak Airlangga Hartarto merupakan pendekatan baru yang tepat dan dapat menjadi alternatif bagi manajemen organisasi olahraga," ujar Tandiyo.
Tandiyo yang juga Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) UNNES menjelaskan, sejak Airlangga menjabat ketua umum Wushu Indonesia, performa cabang olahraga Wushu sangat signifikan dalam mewarnai peta prestasi olahraga Indonesia. Selain selalu menghasilkan medali emas dalam berbagai kejuaraan bergengsi, seperti SEA Games, World Champion, dan Asian Games, wushu Indonesia secara konsisten dan kontinyu memberi kesempatan dan mempercayai para atlit junior untuk tampil dan unjuk prestasi dalam berbagai kejuaraan dunia. Para juara junior inilah yang akan menjaga kesinambungan prestasi di masa yang akan datang.
Lihat Juga :