Catat! Ini Etika Berkomunikasi dengan Dosen Melalui WhatsApp
Rabu, 10 Februari 2021 - 15:21 WIB
“Jadi nggak perlu sampai merasa tersinggung. Bahasa komunikasi tertulis itu kan bisa jadi ketika dibalas dengan ‘ya’, ‘oke’ bukan berarti marah. Coba bayangkan kalau bertemu langsung, jawaban ‘ya’ dan ‘oke’ tersebut dapat bermakna menjawab ‘oh begitu ya’, ‘oke kalau gitu’, ‘kita ketemu nanti’, ‘hmmm iya” dan lain-lain,” jelasnya.
Baca juga: Pendaftaran KIP Kuliah Dibuka, Apa Saja Syaratnya?
Dewi juga menekankan bahwa dalam mengakhiri pesan tidak perlu panjang lebar, cukup yang penting-penting saja. “Cukup dengan ‘terima kasih Bu atas masukannya’, atau ‘terima kasih untuk waktunya’,” jelasnya.
Baca juga: Pendaftaran KIP Kuliah Dibuka, Apa Saja Syaratnya?
Dewi juga menekankan bahwa dalam mengakhiri pesan tidak perlu panjang lebar, cukup yang penting-penting saja. “Cukup dengan ‘terima kasih Bu atas masukannya’, atau ‘terima kasih untuk waktunya’,” jelasnya.
(mpw)
Lihat Juga :