Cegah Klaster Baru di Pesantren, Ini Rekomendasi Serikat Guru Indonesia
Rabu, 24 Februari 2021 - 00:22 WIB
Sekjen FSGI Heru Purnomo mengatakan, pada Januari sampai pertengahan Februari 2021, tercatat 632 santri dari 6 pondok pesantren terkonfirmasi Covid 19 usai balik ke ponpes setelah liburan semester ganjil. Yang terbanyak kasus adalah ponpes di Kota Tasikmalaya yang mencapai 375 kasus.
“Di Boyolali 88 santri tertular Covid-19; di Bangka, Kepulauan Bangka Belitung, santri yang positif Covid mencapai 125 orang; dan sebanyak 44 orang di Ponpes Dar el Hikmah Pekanbaru, terpapar Covid-19,” katanya melalui keterangan tertulis, Selasa (23/2).
Forum Guru: Mas Menteri, Mana Keberpihakanmu pada Guru Honorer
Wakil Sekjen FSGI Mansur mengatakan, untuk mencegah ponpes kembali menjadi kluster baru maka FSGI mendorong Kementerian Agama memastikan dengan sungguh-sungguh infrastruktur Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) serta kepatuhan terhadap protocol kesehatan sesuai AKB.
“Untuk semua aktivitas, mulai dari santri bangun tidur, ibadah, belajar, makan, mandi, piket dan sampai tidur kembali,” jelasnya.
“Di Boyolali 88 santri tertular Covid-19; di Bangka, Kepulauan Bangka Belitung, santri yang positif Covid mencapai 125 orang; dan sebanyak 44 orang di Ponpes Dar el Hikmah Pekanbaru, terpapar Covid-19,” katanya melalui keterangan tertulis, Selasa (23/2).
Forum Guru: Mas Menteri, Mana Keberpihakanmu pada Guru Honorer
Wakil Sekjen FSGI Mansur mengatakan, untuk mencegah ponpes kembali menjadi kluster baru maka FSGI mendorong Kementerian Agama memastikan dengan sungguh-sungguh infrastruktur Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) serta kepatuhan terhadap protocol kesehatan sesuai AKB.
“Untuk semua aktivitas, mulai dari santri bangun tidur, ibadah, belajar, makan, mandi, piket dan sampai tidur kembali,” jelasnya.
Lihat Juga :