Cegah Klaster Baru di Pesantren, Ini Rekomendasi Serikat Guru Indonesia
Rabu, 24 Februari 2021 - 00:22 WIB
Ribuan Santri Pondok Pesantren (Ponpes) usai mengikuti pendidikan pesantren. Foto/Dok/SINDOnews
JAKARTA - Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) memberikan sejumlah rekomendasi agar tidak terjadi klaster baru Covid-19 di pondok pesantren (ponpes). Sebab FSGI mencatat adanya klaster baru usai liburan semester ganjil dan pembelajaran tatap muka kembali digelar di ponpes.
FSGI kembali melakukan pemantauan kasus covid-19 di pondok pesantren usai liburan semester ganjil tahun ajaran 2020/2021. Pada Januari 2021, semester genap dimulai kembali dan para santri kembali ke pondok untuk belajar tatap muka.
Baca juga: Program Pengabdian, Kampus Mengajar Diserbu 33.000 Pendaftar
Hanya dalam waktu kurang dari 2 bulan, FSGI mencatat munculnya klaster baru ponpes di sejumlah daerah, yaitu Tasikmalaya (Jawa Barat), Boyolali (Jawa Tengah), Bangka (Bangka Belitung), dan Pekanbaru (Riau).
FSGI kembali melakukan pemantauan kasus covid-19 di pondok pesantren usai liburan semester ganjil tahun ajaran 2020/2021. Pada Januari 2021, semester genap dimulai kembali dan para santri kembali ke pondok untuk belajar tatap muka.
Baca juga: Program Pengabdian, Kampus Mengajar Diserbu 33.000 Pendaftar
Hanya dalam waktu kurang dari 2 bulan, FSGI mencatat munculnya klaster baru ponpes di sejumlah daerah, yaitu Tasikmalaya (Jawa Barat), Boyolali (Jawa Tengah), Bangka (Bangka Belitung), dan Pekanbaru (Riau).
Lihat Juga :