PGRI Minta Pemerintah Maksimalkan Data dan Prosedur Vaksinasi untuk Guru
Jum'at, 26 Februari 2021 - 23:56 WIB
"Itu sangat dinanti karena jangan sampai rebutan, kemudian mereka tidak dapat tapi ngga diedukasi, " katanya pada dialog Vaksinasi Tahap 2: Prioritaskan Pendidik dan Tenaga Kependidikan secara daring, Jumat (26/2/2021).
Unifah pun berharap, agar para guru di daerah itu tidak bertanya-tanya dan menunggu lama maka prosedur dan proses mendapatkan vaksin itu harus disosialisasikan lebih baik lagi oleh pemerintah pusat.
Baca juga: Ini Alasan Kemendikbud Transfer Langsung Dana BOS ke Rekening Sekolah
Unifah mengatakan, pendataan yang dilakukan Kemendikbud pun jangan hanya berdasarkan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) saja melainkan berbasis data realitas guru yang ada di lapangan. Hal ini penting, katanya, jika ingin memastikan guru honorer juga masuk pendataan divaksin.
"Jadi mekanisme, sistem dan prosedur harus dibangun mulai dari sekarang. Kalau lihat data, guru honorer lebih banyak dari ASN. Jadi tidak ada namanya membeda-bedakan," pungkasnya.
Unifah pun berharap, agar para guru di daerah itu tidak bertanya-tanya dan menunggu lama maka prosedur dan proses mendapatkan vaksin itu harus disosialisasikan lebih baik lagi oleh pemerintah pusat.
Baca juga: Ini Alasan Kemendikbud Transfer Langsung Dana BOS ke Rekening Sekolah
Unifah mengatakan, pendataan yang dilakukan Kemendikbud pun jangan hanya berdasarkan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) saja melainkan berbasis data realitas guru yang ada di lapangan. Hal ini penting, katanya, jika ingin memastikan guru honorer juga masuk pendataan divaksin.
"Jadi mekanisme, sistem dan prosedur harus dibangun mulai dari sekarang. Kalau lihat data, guru honorer lebih banyak dari ASN. Jadi tidak ada namanya membeda-bedakan," pungkasnya.
(mpw)
Lihat Juga :