Anggota Komisi X DPR Ini Tetap Kekeh Minta PTM Digelar, Ini Alasannya

Kamis, 22 April 2021 - 00:25 WIB


"Layak atau tidaknya PTM, menjadi tugas semua pihak untuk bersama-sama menjaga agar rencana PTM nantinya dapat terlaksana dengan baik. Dapat di katakan layak, apabila pemerintah daerah, tenaga pendidik serta orang tua dapat bersama-sama saling mendukung agar siswa yang nantinya melaksanakan pembelajaran tatap muka tetap patuh akan protokol kesehatan," terangnya.

Baca juga: Persiapan PTM, Ribuan Guru PAUD-SMA Jalani Vaksinasi Covid-19 di Itenas Bandung

Sekolah yang akan menggelar PTM, lanjut dia, harus menyiapkan terlebih dahulu fasilitas protokol kesehatan dan teknik pembatasan belajar tatap muka bagi para murid. Selain desakan dari orang tua, keluhan para murid yang mengharapkan kembali ke suasana sekolah, menjadi pertimbangan agar sekolah tatap muka dapat segera terlaksana demi berjalannya transformasi ilmu terutama pada pendidikan karakter siswa.

Ali Zamroni menyarankan, sebelum sekolah menggelar PTM, pemerintah daerah (Pemda), pemerintah Pusat, dan pihak sekolah terlebih dahulu mempersiapkan kelangsungan vaksinasi secara menyeluruh terhadap tenaga pendidik. "Ini menjadi penting mengingat banyak guru-guru yang yang harus di screening terlebih dahulu sebelum di vaksin, entah itu karena faktor usia atau lain-lain. Selain itu, kelengkapan sarana dan prasarana protokol kesehatan di setiap sekolah juga harus terjamin," tegasnya.

Dia menambahkan, meskipun dilaksanakan dengan tatap muka, peran guru untuk membiasakan siswa menjaga kebersihan dan kesehatan harus lebih ditingkatkan di lingkungan sekolah. Dan yang paling penting adalah kesiapan pemda, pemerintah pusat, dan para tenaga pendidik terhadap sistem pembalajaran yang kembali harus dipindah dalam bentuk pertemuan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!