Didukung Universitas, UMKM Mahasiswa Bertahan Meski Pandemi Covid-19
Jum'at, 13 Agustus 2021 - 13:59 WIB
Lantai Lima merupakan salah satu rintisan bisnis karya mahasiswa UP yang menyediakan layanan kebersihan (clean up), pencarian tempat tinggal, serta pengemasan, penitipan, dan pengiriman barang. “Ide usaha ini muncul ketika saya melihat teman-teman mahasiswa kesulitan untuk pindah kos. Dari mulai pencarian kos yang sesuai dengan keinginan, sampai pada pengemasan dan pemindahan barangnya. Kalaupun ada, harga untuk layanan tersebut tidak ramah di kantong mahasiswa,” tutur Izzul.
Tak disangka, di awal pandemi usaha Izzul dan tim laku keras. “Awalnya, teman-teman mahasiswa yang pulang kampung khawatir dengan kondisi kamar kos yang ditinggal berbulan-bulan ketika pemberlakuan pembelajaran daring. Saat itu, order yang kami terima kebanyakan untuk membersihkan kamar kos dan menitipkan barang berharga yang ditinggal. Karena pandemi tak kunjung berakhir, banyak dari mereka yang kemudian memutuskan untuk memindahkan barang dari kos ke rumah. Tiba-tiba kami kebanjiran order,” ujar Syafira Khairunnisa, rekan Izzul dari program studi Teknik Logistik.
Baca juga: Dosen Unpad Bagikan Tips Agar Tetap Produktif di Masa Pandemi
Diakui Izzul dan tim, pembinaan dari universitas seperti pelatihan manajemen krisis dan risiko, manajemen keuangan, serta strategi pemasaran, membantu mereka untuk merumuskan strategi ke depan. Ditambah, mata kuliah yang ia dapatkan di kelas seperti marketing komunikasi, perilaku konsumen, dan public relation, juga sangat membantu untuk terus berinovasi. Rintisan bisnis karya Izzul dan tim juga berkesempatan menyabet penghargaan dari Career and Development Center (CDC) Universitas Pertamina sebagai salah satu rintisan bisnis terbaik pada ajang Inkubasi Bisnis tahun 2020.
Salah satu inovasi yang terus dilakukan oleh tim sebagai hasil dari pembinaan, adalah menyediakan layanan yang masih jarang dimiliki oleh kompetitor. Misalnya, pada jasa penitipan barang. Selain membersihkan secara rutin, tim juga melakukan maintetance agar barang yang dititipkan tidak cepat rusak.
Tak disangka, di awal pandemi usaha Izzul dan tim laku keras. “Awalnya, teman-teman mahasiswa yang pulang kampung khawatir dengan kondisi kamar kos yang ditinggal berbulan-bulan ketika pemberlakuan pembelajaran daring. Saat itu, order yang kami terima kebanyakan untuk membersihkan kamar kos dan menitipkan barang berharga yang ditinggal. Karena pandemi tak kunjung berakhir, banyak dari mereka yang kemudian memutuskan untuk memindahkan barang dari kos ke rumah. Tiba-tiba kami kebanjiran order,” ujar Syafira Khairunnisa, rekan Izzul dari program studi Teknik Logistik.
Baca juga: Dosen Unpad Bagikan Tips Agar Tetap Produktif di Masa Pandemi
Diakui Izzul dan tim, pembinaan dari universitas seperti pelatihan manajemen krisis dan risiko, manajemen keuangan, serta strategi pemasaran, membantu mereka untuk merumuskan strategi ke depan. Ditambah, mata kuliah yang ia dapatkan di kelas seperti marketing komunikasi, perilaku konsumen, dan public relation, juga sangat membantu untuk terus berinovasi. Rintisan bisnis karya Izzul dan tim juga berkesempatan menyabet penghargaan dari Career and Development Center (CDC) Universitas Pertamina sebagai salah satu rintisan bisnis terbaik pada ajang Inkubasi Bisnis tahun 2020.
Salah satu inovasi yang terus dilakukan oleh tim sebagai hasil dari pembinaan, adalah menyediakan layanan yang masih jarang dimiliki oleh kompetitor. Misalnya, pada jasa penitipan barang. Selain membersihkan secara rutin, tim juga melakukan maintetance agar barang yang dititipkan tidak cepat rusak.
Lihat Juga :