Shoffan Mujahid, Mahasiswa UNS Pendiri Sekolah Gratis untuk Anak Tak Mampu

Kamis, 09 September 2021 - 21:33 WIB
Baca juga: Keren! Siswi Berkebutuhan Khusus Ini Raih 5 Medali di Ajang Internasional

Dia mengatakan, keinginannya untuk mendirikan Sekolah Generasi Indonesia dilatarbelakangi oleh panggilan hatinya sebagai kaum terpelajar. “Alasannya, tanggung jawab sebagai orang terdidik untuk menciptakan orang terdidik lainnya,” katanya.

Shoffan Mujahid menceritakan, sebelum Sekolah Generasi Indonesia resmi berdiri, komunitas Bersamabisa.id sempat melakukan penjajakan dan merencanakan pendirian sekolah di pinggiran rel di Pasar Nusukan, Surakarta. Namun, rencana tersebut harus diubah.

“Dulu sebenarnya endak di sini. Ada lembaga yang minta program di situ kemudian kami serahkan dan pindah ke sini. Kemudian, kita cari assessment di sini dan ternyata aksesnya lebih deket, warganya lebih membutuhkan dan tempatnya strategis dekat masjid dan lapangan,” terang Shoffan Mujahid.

Untuk menyiapkan Sekolah Generasi Indonesia, Shoffan Mujahid bersama rekan-rekannya telah mempersiapkan segala sesuatunya secara matang. Salah satunya dengan menunjuk kepala sekolah dan membuka perekrutan relawan untuk ditempatkan dalam struktural organisasi sekolah.

Shoffan Mujahid menerangkan, pihaknya sudah membuka perekrutan relawan untuk Sekolah Generasi Indonesia sejak Juli lalu. Dan, akhirnya terpilih puluhan relawan.

“Strukturnya sudah lengkap. Kalau di sekolah ada Steering Committee (SC), kepala sekolah, wakil kepala sekolah, dan staf pengajar. Ada 45-an (red: relawan). Ada fungsionalnya masing-masing namun mereka juga berhak untuk mengajar,” tambahnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!