Mahasiswa FTUI Tawarkan 2 Solusi Inovatif Penanganan Sampah di Indonesia
Senin, 25 Oktober 2021 - 09:08 WIB
SMW yang diusulkan oleh Juan terdiri dari dua hal, yaitu portable medical waste container (tempat sampah medis portabel) dan aplikasi pemantauan berbasis Android. Tempat sampah ini adalah tempat sampah modifikasi yang sudah dilengkapi dengan sejumlah perangkat keras termasuk sensor ultrasonic yang mampu mendeteksi adanya lokasi dan perubahan ketinggian volume sampah. Data ini kemudian akan dikirimkan secara real time ke aplikasi pemantauan yang terpasang di gawai petugas pengangkut sampah.
Baca juga: UI Dapat Donasi Beasiswa Rp50 Miliar dari Dato' Dr. Low Tuck Kwong
“Dengan sistem ini, petugas pengangkut sampah cukup melihat notifikasi di gawai mereka untuk mengetahui apakah limbah medis sudah harus diangkut atau belum. Dengan begitu, fasyankes tidak harus menyiapkan sebuah fasilitas alat pengolahan limbah tersendiri, yang biasanya memang cukup mahal. Cukup menggunakan sistem pengangkutan manual oleh petugas seperti biasanya,” ujar Juan.
Untuk konsep Eco-Refill Store, Juan berfokus pada pengelolaan sampah plastik. Eco-Refill Store merupakan konsep toko isi ulang yang menjual produk consumer goods tanpa kemasan dan ekonomis untuk konsumen. Di dalam toko ini, setiap konsumen diharapkan membawa tempat penyimpanan makanan (containers) mereka sendiri untuk berbelanja.
Kemudian konsumen dapat berbelanja produk-produk yang dibutuhkan pada refill station yang telah disediakan di dalam toko. Konsep toko ini didukung oleh aplikasi digital Eco-Refill Application yang dirancang agar konsumen dapat melakukan kegiatan isi ulang produk dengan lebih mudah.
Lihat Juga :