Ahli Vulkanologi ITB Sebut Gunung Semeru Memiliki Interval Letusan 1-2 Tahun

Minggu, 05 Desember 2021 - 14:52 WIB
Ahli Vulkanologi Institut Teknologi Bandung Dr.Eng. Mirzam Abdurrachman, S.T., M.T. Foto/Dok/Humas ITB
JAKARTA - Ahli Vulkanologi Institut Teknologi Bandung ( ITB ) Dr.Eng. Mirzam Abdurrachman, S.T., M.T., mengatakan,Gunung Semeru merupakan salah satu gunung api aktif tipe A. Berdasarkan data dan pengamatan yang dilakukan, Gunung Semeru memiliki interval letusan jangka pendeknya 1-2 tahun. Terakhir tercatat pernah juga mengalami letusan di tahun 2020 juga di bulan Desember.

“Letusan kali ini, volume magmanya sebetulnya tidak banyak, tetapi abu vulkaniknya banyak sebab akumulasi dari letusan sebelumnya,” kata Mirzam Abdurrachman dalam keterangan pers, Minggu (5/12/2021).



Baca juga: Gunung Semeru Meletus, Warga Mandi Lumpur Akibat Diguyur Hujan Abu Vulkanik

Menurutnya, material aliran lahar yang terjadi di Gunung Semeru merupakan akumulasi dari letusan sebelumnya yang menutupi kawah gunung tersebut. “Terkikisnya material abu vulkanik yang berada di tudung gunung tersebut membuat beban yang menutup Semeru hilang sehingga membuat gunung mengalami erupsi,” katanya, Minggu (5/12/2021).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!