Teliti Limbah Batik, Siswa MAN 4 Bantul Juara 1 Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional

Kamis, 09 Desember 2021 - 09:32 WIB
Industri batik Yogyakarta merupakan pabrik rumahan yang memproduksi batik dalam skala rumah tangga, misalnya di Kampung Batik Giriloyo.

Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produsen rumahan batik sebagian masih membuang limbahnya secara langsung ke sungai, sebagian lagi membuangnya dalam sumur tanpa filtrasi. Namun ada pula yang telah memiliki tempat pembuangan yang memenuhi standar.

Baca juga: Dirjen Pendis: Pembentukan Ditjen Pesantren untuk Akomodir Kepentingan Pesantren

Pembuangan langsung ke tanah mengakibatkan tanaman di sekitarnya mati. Sedangkan pembuangan di dalam sumur tanah tanpa filtrasi menyebabkan pencemaran tanah dan dikhawatirkan mencemari air sumur terdekat.

Keduanya siswa jurusan IPA itu berinisiatif mengkaji partikel limbah batik tersebut, dan ternyata ditemukan bahwa limbah itu dapat diolah menjadi DSSC (Dye Sensitized Solar Cell) yaitu zat yang dapat menyerap tanaga matahari menjadi tenaga listrik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!