Ramai Isu Penghapusan Jurusan IPA,IPS dan Bahasa di Kurikulum Prototipe, Ini Penjelasan Kemendikbudristek
Kamis, 23 Desember 2021 - 15:47 WIB
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim. Foto/Dok/SINDOnews
JAKARTA - Ramai diperbincangkan di media sosial tentang penghapusan jurusan IPA , IPS dan bahasa di jenjang SMA pada kurikulum prototipe pun menimbulkan keresahan di masyarakat. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) pun memberikan penjelasan mengenai hal ini.
Kepala Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan Kemendikbudristek Anindito Aditomo pertama menjelaskan mengenai kurikulum prototype. Yakni, menurutnya, sebagai bagian dari upaya pemulihan pembelajaran, Kemendikbudristek mengembangkan kurikulum prototipe yang merupakan kerangka kurikulum yang lebih fleksibel, sekaligus berfokus pada materi esensial dan pengembangan karakter dan kompetensi siswa.
Baca juga: Keren, Siswa Madrasah Ini Sabet 5 Medali pada Olimpiade Sains dan PAI Nasional 2021
“Kurikulum prototipe ini sedang diujicobakan di sekitar 2500 sekolah penggerak dan 900 SMK PK (Pusat Keunggulan) dari seluruh Indonesia,” katanya melalui pesan WhatsApp, Kamis (23/12/2021).
Kepala Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan Kemendikbudristek Anindito Aditomo pertama menjelaskan mengenai kurikulum prototype. Yakni, menurutnya, sebagai bagian dari upaya pemulihan pembelajaran, Kemendikbudristek mengembangkan kurikulum prototipe yang merupakan kerangka kurikulum yang lebih fleksibel, sekaligus berfokus pada materi esensial dan pengembangan karakter dan kompetensi siswa.
Baca juga: Keren, Siswa Madrasah Ini Sabet 5 Medali pada Olimpiade Sains dan PAI Nasional 2021
“Kurikulum prototipe ini sedang diujicobakan di sekitar 2500 sekolah penggerak dan 900 SMK PK (Pusat Keunggulan) dari seluruh Indonesia,” katanya melalui pesan WhatsApp, Kamis (23/12/2021).
Lihat Juga :