Angkat Isu Kekeringan, Mahasiswa Teknik Geologi ITB Borong Juara Ajang Internasional
Selasa, 08 Maret 2022 - 21:39 WIB
Analisis hidrogeologi dilakukan untuk mengetahui penyebab sumber air di Jenar yang minim dan tergolong payau. Mereka mengupas dari segi historis dan geokimia. “Dari sisi sejarah pembentukan, Jenar dulunya merupakan daerah laut dan terjadi pengangkatan sehingga air laut tersebut terjebak ke dalam akuifer. Dampaknya, air tanah akan terasa asin,” kata Rismawan.
Sementara dari segi geokimia, kadar TDS (Total Dissolve Solid) dan pH air tanah daerah itu melebihi batas normal air bersih yang ditetapkan Kemenkes. Hal ini menyebabkan kadar salinitasnya di atas rata-rata air tawar pada umumnya.
Baca juga: Mau Lolos UTBK SBMPTN 2022? Begini Tips dari Rektor UNS
Perpipaan air bersih dari PDAM belum mampu menjamah Jenar karena faktor topografi dan kelerengan yang menyulitkan. “Karena itu, kami mengusulkan Least-Cost Path Analysis yang mampu mencari jalur perpipaan PDAM paling efektif. Hal ini didasarkan beberapa parameter, seperti peta DEM (Digital Elevation Model) dan kelerengan. Beberapa parameter yang digabungkan akan mengatur persentase prioritas pembuatan jalur,” beber Rismawan.
Karina menyebut, untuk membuat analisis tersebut mereka mengandalkan pengolahan data dengan software ArcMap dan QGIS.
Sementara dari segi geokimia, kadar TDS (Total Dissolve Solid) dan pH air tanah daerah itu melebihi batas normal air bersih yang ditetapkan Kemenkes. Hal ini menyebabkan kadar salinitasnya di atas rata-rata air tawar pada umumnya.
Baca juga: Mau Lolos UTBK SBMPTN 2022? Begini Tips dari Rektor UNS
Perpipaan air bersih dari PDAM belum mampu menjamah Jenar karena faktor topografi dan kelerengan yang menyulitkan. “Karena itu, kami mengusulkan Least-Cost Path Analysis yang mampu mencari jalur perpipaan PDAM paling efektif. Hal ini didasarkan beberapa parameter, seperti peta DEM (Digital Elevation Model) dan kelerengan. Beberapa parameter yang digabungkan akan mengatur persentase prioritas pembuatan jalur,” beber Rismawan.
Karina menyebut, untuk membuat analisis tersebut mereka mengandalkan pengolahan data dengan software ArcMap dan QGIS.
Lihat Juga :