Tim UMM Raih Juara 1 Boat Race Competition COMET 3.0
Kamis, 07 April 2022 - 15:25 WIB
Tim mahasiswa UMM juara satu pada perlombaan Boat Race Competition COMET 3.0. Foto/Dok/Humas UMM
JAKARTA - Tim mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang ( UMM ) kembali menorehkan prestasi di kejuaraan nasional. Kabar gembira tersebut datang dari Lembaga Semi Otonom (LSO) Mekatronik yang berhasil membawa pulang juara satu pada perlombaan Boat Race Competition COMET 3.0. Ada pun kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Design and Construction (HIMADEC) Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS) pada akhir Maret lalu.
Salah satu anggota tim, Muhammad Naufal Wicaksono mengatakan bahwa dalam perlombaan itu, timnya memberikan sederet inovasi dan modifikasi pada kapal buatannya. Mereka menyebutnya dengan nama JUFTRONIC. Berbeda dengan kapal yang telah ada, Kapal JUFTRONIC menggunakan tenaga penggerak berupa hidrogen, solar cell, dan heliogen. Dengan penggantian bahan bakar tersebut membuat kapal tidak mengeluarkan polusi gas buang sisa pembakaran seperti halnya jika menggunakan mesin bensin maupun diesel.
Baca juga: QS WUR by Subject 2022, Bidang Ilmu di UGM Ini Tembus Peringkat 153 Terbaik Dunia
“Dalam ajang itu, kami tidak hanya memikirkan soal kecepatan kapal tetapi juga aspek-aspek lainnya. Selain menggunakan mesin ramah lingkungan kami juga melengkapi kapal ini menggunakan geladak jenis lambung multihull katamaran. Geladak ini memiliki tempat yang luas sehingga terkesan lega. Selain itu dengan adanya geladak ini, kapal akan lebih stabil saat memecah ombak,” ungkap mahasiswa jurusan Teknik Mesin itu.
Salah satu anggota tim, Muhammad Naufal Wicaksono mengatakan bahwa dalam perlombaan itu, timnya memberikan sederet inovasi dan modifikasi pada kapal buatannya. Mereka menyebutnya dengan nama JUFTRONIC. Berbeda dengan kapal yang telah ada, Kapal JUFTRONIC menggunakan tenaga penggerak berupa hidrogen, solar cell, dan heliogen. Dengan penggantian bahan bakar tersebut membuat kapal tidak mengeluarkan polusi gas buang sisa pembakaran seperti halnya jika menggunakan mesin bensin maupun diesel.
Baca juga: QS WUR by Subject 2022, Bidang Ilmu di UGM Ini Tembus Peringkat 153 Terbaik Dunia
“Dalam ajang itu, kami tidak hanya memikirkan soal kecepatan kapal tetapi juga aspek-aspek lainnya. Selain menggunakan mesin ramah lingkungan kami juga melengkapi kapal ini menggunakan geladak jenis lambung multihull katamaran. Geladak ini memiliki tempat yang luas sehingga terkesan lega. Selain itu dengan adanya geladak ini, kapal akan lebih stabil saat memecah ombak,” ungkap mahasiswa jurusan Teknik Mesin itu.
Lihat Juga :