Tim UMM Raih Juara 1 Boat Race Competition COMET 3.0
Kamis, 07 April 2022 - 15:25 WIB
Lebih lanjut, Naufal sapaan akrabnya menceritakan bahwa di race pertama timnya mengalami kekalahan saat melawan tim cakalang 9 dari PPNS yang kapalnya lebih cepat dan stabil. Akibat kekalahan tersebut, tim Naufal masuk ke low bracket dan dilombakan kembali dengan beberapa tim yang kalah di race pertama. Setelah melalui beberapa pertandingan dan memperoleh kemenangan, Kapal JUFTRONIC dapat kembali bersaing di semi final bersama tim yang telah menang.
“Di semi final kami kembali bertemu dengan tim cakalang 9. Namun berbeda dari perlombaan di race pertama, kali ini kami berhasil mengalahkan tim Cakalang 9 dan maju ke babak final. Alhamdulillah kami berhasil memperoleh juara pertama setelah mengalahkan tim Cakalang 11 di final,” kata mahasiswa asal Lampung itu.
Baca juga: Sekolah Kedinasan 2022, Ini Syarat Masuk Politeknik Siber dan Sandi Negara
Anak tengah dari tiga bersaudara tersebut tidak menyangka akan menjadi juara pertama. Pasalnya, ini merupakan kali pertama dia mengikuti organisasi dan perlombaan kapal. Terlebih kekalahan di babak awal sempat membuat rasa percaya diri timnya melemah. Meski begitu, ia sangat senang atas capaian mengejutkan tersebut.
“Raihan prestasi ini merupakan titik awal untuk menghadapi kejuaran-kejuaran di masa yang akan datang. Saya berharap hasil riset kapal JUFTRONIC dapat menjadi acuan serta bahan pelajaran untuk menghadapi kompetisi-kompetisi selanjutnya,” tandasnya mengakhiri.
“Di semi final kami kembali bertemu dengan tim cakalang 9. Namun berbeda dari perlombaan di race pertama, kali ini kami berhasil mengalahkan tim Cakalang 9 dan maju ke babak final. Alhamdulillah kami berhasil memperoleh juara pertama setelah mengalahkan tim Cakalang 11 di final,” kata mahasiswa asal Lampung itu.
Baca juga: Sekolah Kedinasan 2022, Ini Syarat Masuk Politeknik Siber dan Sandi Negara
Anak tengah dari tiga bersaudara tersebut tidak menyangka akan menjadi juara pertama. Pasalnya, ini merupakan kali pertama dia mengikuti organisasi dan perlombaan kapal. Terlebih kekalahan di babak awal sempat membuat rasa percaya diri timnya melemah. Meski begitu, ia sangat senang atas capaian mengejutkan tersebut.
“Raihan prestasi ini merupakan titik awal untuk menghadapi kejuaran-kejuaran di masa yang akan datang. Saya berharap hasil riset kapal JUFTRONIC dapat menjadi acuan serta bahan pelajaran untuk menghadapi kompetisi-kompetisi selanjutnya,” tandasnya mengakhiri.
(mpw)
Lihat Juga :