Mengenal Tradisi Mudik Lebaran, Begini Penjelasan Antropolog UGM
Rabu, 27 April 2022 - 17:48 WIB
Antropolog UGM menjelaskan tentang tradisi mudik. Foto/Dok/SINDONEWS.
JAKARTA - Mudik menjadi istilah yang umum dipakai untuk menggambarkan kegiatan seseorang pulang ke kampung halaman. Tradisi ini dipakai bagi umat muslim yang merayakan momen lebaran Idul Fitri di tanah kelahirannya.
Tahukah Anda bahwa istilah mudik berasal dari kata udik. Diambil dari bahasa melayu udik yang artinya hulu atau ujung. Sebab, pada masyarakat Melayu yang tinggal di hulu sungai pada masa lampau sering bepergian ke hilir sungai menggunakan perahu atau biduk. Setelah selesai urusannya, maka kembali pulang ke hulu pada sore harinya.
Baca: Ini 5 Jurusan Kuliah Tersulit dan Paling Diburu Calon Mahasiswa, Berani Ambil?
“Berasal dari bahasa Melayu, udik. Konteksnya pergi ke muara dan kemudian pulang kampung. Saat orang mulai merantau karena ada pertumbuhan di kota, kata mudik mulai dikenal dan dipertahankan hingga sekarang saat mereka kembali ke kampungnya,” kata Antropolog Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof Heddy Shri Ahimsa-Putra, dikutip dari laman resmi UGM, Rabu (27/4/2022).
Tahukah Anda bahwa istilah mudik berasal dari kata udik. Diambil dari bahasa melayu udik yang artinya hulu atau ujung. Sebab, pada masyarakat Melayu yang tinggal di hulu sungai pada masa lampau sering bepergian ke hilir sungai menggunakan perahu atau biduk. Setelah selesai urusannya, maka kembali pulang ke hulu pada sore harinya.
Baca: Ini 5 Jurusan Kuliah Tersulit dan Paling Diburu Calon Mahasiswa, Berani Ambil?
“Berasal dari bahasa Melayu, udik. Konteksnya pergi ke muara dan kemudian pulang kampung. Saat orang mulai merantau karena ada pertumbuhan di kota, kata mudik mulai dikenal dan dipertahankan hingga sekarang saat mereka kembali ke kampungnya,” kata Antropolog Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof Heddy Shri Ahimsa-Putra, dikutip dari laman resmi UGM, Rabu (27/4/2022).
Lihat Juga :