Kemendikbudristek Siap Pasok Tenaga Terampil ke Kawasan Industri Kendal

Kamis, 02 Juni 2022 - 09:47 WIB
“Penandatanganan PKS ini menjadi bentuk upaya Kemendikbudristek dalam membangun jembatan kolaborasi antara satuan pendidikan vokasi dengan DUDI. Nantinya implementasi kerja sama sendiri akan dilakukan oleh SMK dan perguruan tinggi vokasi, seperti dalam penyusunan kurikulum bersama, pelaksanaan magang, pembelajaran berbasis proyek riil dari industri, dan lain sebagainya sebagaimana tercantum dalam paket link and match 8+i,” katanya, melalui siaran pers, dikutip Kamis (2/6/2022).

Dirjen Wikan juga menjelaskan, Kemendikbudristek sebagai pabrik pencetak SDM vokasi memiliki peran strategis dalam memenuhi kebutuhan tenaga kerja yang andal untuk meningkatkan daya saing industri.

Namun, tantangan yang dihadapi saat ini adalah proses pembelajaran di satuan pendidikan vokasi, baik di level SMK maupun perguruan tinggi yang belum sepenuhnya link and match dengan industri. Hal ini, kata dia, disebabkan belum ada kemitraan yang berkelanjutan dalam proses pembelajaran hingga penyerapan lulusan vokasi.

Baca juga: Mengenal Jurusan Bahasa Korea dan Peluang Kariernya

“Terwujudnya keselarasan melalui penguatan kemitraan akan menghasilkan SDM vokasi yang mampu meningkatkan daya saing industri. Kemitraan yang dibangun adalah kerja sama yang saling menguntungkan, di mana vokasi bisa menjawab persoalan yang dialami DUDI,” ujar Wikan.

Menurut Dirjen Wikan, sebelumnya Kemendikbudristek sudah melakukan kerja sama dengan beberapa kawasan industri. Namun, kerja sama dengan KIK kali ini tidak lepas dari potensi KIK yang terus berkembang sebagai kawasan industri di masa depan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!