Jurusan Sepi Peminat di Unpad, Bisa Jadi Referensi Calon Mahasiswa

Kamis, 02 Juni 2022 - 16:16 WIB
Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) di Universitas Padjajaran (Unpad) 2021. Foto/Dok/Unpad
JAKARTA - Calon mahasiswa yang ingin kuliah di Universitas Padjadjaran ( Unpad ) melalui jalur UTBK-SBMPTN atau jalur mandiri harus memperhatikan sejumlah hal.

Sebelum memutuskan memilih jurusan, pertimbangkan persaingan yang akan terjadi di program studi atau jurusan yang akan diambil. Dengan memperhatikan itu, kemungkinan calon diterima lebih besar.



Baca juga: Sederet Jurusan Kuliah Paling Dibutuhkan Dunia Kerja, Ini Daftarnya

Calon mahasiswa bisa membandingkan mana prodi atau jurusan yang banyak peminatnya, dan mana prodi yang peminatnya sedikit. Prodi dengan peminat sedikit, berarti peluang kita untuk lolos menjadi besar. Tapi jangan lupa dilihat juga lihat keketatan prodi yang bersangkutan.

Bisa saja peminatnya sedikit, tapi daya tampung juga sedikit. Akibatnya keketatan menjadi tinggi, dan kemungkinan untuk lolos juga kecil.

Berikut prodi-prodi dengan peminat paling sedikit di Unpad pada SBMPTN 2021 lalu. Data diolah dari laman ltmpt.ac.id.

Untuk prodi saintek prodi paling sedikit peminat adalah sebagai berikut :

1. Peternakan PSDKU Pangandaran

Peminat 2021 : 91

Keketatan : 9,89 %

Daya tampung 2022 : 140

2. Perikanan PSDKU Pangandaran

Peminat 2021 : 110

Keketatan : 10 %

Daya tampung 2022 : 18

3. Fisika

Peminat 2021 : 170

Keketatan : 14,12%

Daya tampung 2022 : 32

4. Keperawatan PSDKU Pangandaran

Peminat 2021 : 197

Keketatan : 4,5%

Daya tampung 2022 : 20

5. Geofisika

Peminat 2021 : 222

Keketatan : 9,46%

Daya tampung 2022 : 21

Sedangkan untuk prodi soshum yang sepi peminat berdasarkan SBMPTN 2021 adalah sebagai berikut :

1. Sastra Sunda

Peminat 2021 : 209

Keketatan : 11,48%

Daya tampung 2022 : 35

2. Ilmu Komunikasi PSDKU Pangandaran

Peminat 2021 : 222

Keketatan : 5,41%

Daya tampung 2022 : 15

3. Admintrasi Bisnis PSDKU Pangandaran
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!