Webinar Unair: Strategi Hadapi Psikotes dan Kiat Menjawab Soalnya
Sabtu, 04 Juni 2022 - 16:37 WIB
Selain itu, Steffi juga menuturkan untuk rileks dan tidak stres saat akan menjalani tes dan memastikan semua perlengkapan yang dibutuhkan sudah siap. Perlengkapan seperti alat tulis, transportasi, rute menuju lokasi tes juga harus disiapkan dengan baik karena para assessor juga akan menilai kandidat berdasarkan kesiapannya menjalani tes.
“Jika online, pastikan jaringannya stabil, perangkat lunak yang dibutuhkan kompatibel dan lingkungan kondusif sehingga tidak mengganggu konsentrasi kalian saat tes,” ungkapnya.
Steffi dan Agnez menjelaskan bahwa secara umum, psikotes mencakup soal untuk mengukur aspek kecerdasan, kepribadian, dan sikap kerja seseorang. Mereka juga memberikan beberapa tips dalam menjawab soal psikotes supaya mendapatkan hasil yang maksimal.
Baca juga: Calon Mahasiswa, Ini 5 Tips Masuk PTN Impian setelah Gap Year
Aspek Kecerdasan
Steffi dan Agnez mengungkapkan bahwa tipe soal ini merupakan soal yang bisa dilatih. Oleh karena itu mereka menyarankan untuk memperbanyak melakukan latihan dan studi kasus. Tipe soal yang diberikan umumnya menggunakan soal logika, numerik, dan analitik untuk mengukur kemampuan kognitif seseorang.
“Kalian bisa memanfaatkan platform game seperti sudoku, TTS atau permainan game logika menggunakan ponsel kalian. Selain itu kalian juga bisa belajar mengerjakan soal-soal yang ada,” terangnya.
“Jika online, pastikan jaringannya stabil, perangkat lunak yang dibutuhkan kompatibel dan lingkungan kondusif sehingga tidak mengganggu konsentrasi kalian saat tes,” ungkapnya.
Steffi dan Agnez menjelaskan bahwa secara umum, psikotes mencakup soal untuk mengukur aspek kecerdasan, kepribadian, dan sikap kerja seseorang. Mereka juga memberikan beberapa tips dalam menjawab soal psikotes supaya mendapatkan hasil yang maksimal.
Baca juga: Calon Mahasiswa, Ini 5 Tips Masuk PTN Impian setelah Gap Year
Aspek Kecerdasan
Steffi dan Agnez mengungkapkan bahwa tipe soal ini merupakan soal yang bisa dilatih. Oleh karena itu mereka menyarankan untuk memperbanyak melakukan latihan dan studi kasus. Tipe soal yang diberikan umumnya menggunakan soal logika, numerik, dan analitik untuk mengukur kemampuan kognitif seseorang.
“Kalian bisa memanfaatkan platform game seperti sudoku, TTS atau permainan game logika menggunakan ponsel kalian. Selain itu kalian juga bisa belajar mengerjakan soal-soal yang ada,” terangnya.
Lihat Juga :