Lulus Sidang Terbuka, Wakil Direktur Kajian CTRS-PTIK Sandang Gelar Doktor
Rabu, 15 Juni 2022 - 19:01 WIB
Wakil Direktur Kajian Pusat Studi Terorisme dan Radikalisme STIK/PTIK Tety Machyawaty resmi menyandang gelar doktor ilmu kepolisian. Foto/Ist
JAKARTA - Wakil Direktur Kajian Pusat Studi Terorisme dan Radikalisme (Center for Terrorism and Radicalism Studies/CTRS), Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian ( STIK/PTIK ) Tety Machyawaty resmi menyandang gelar doktor ilmu kepolisian.
Gelar itu ia terima setelah menjalani Sidang Terbuka Promosi Doktor Program Studi Ilmu Kepolisian, STIK, Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri, Rabu (15/6/2022).
Baca juga: QS WUR 2023, IPB Masuk Daftar Universitas Terbaik Peringkat 450 Dunia
Sidang terbuka berlangsung di Gedung Tribrata (Eks Gedung Mutiara) STIK-PTIK, Jalan Tirtayasa, Melawai, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Tety Machyawaty dinyatakan lulus oleh Dewan Penguji. Dengan demikian, istri dari Ketua CTRS-PTIK Kombes Pol Firman Fadillah itu merupakan satu-satunya perempuan di Indonesia peraih Doktor SIK.
Dalam Sidang Terbuka itu, Dewan Penguji menguji disertasi Tety Machyawaty berjudul “Rekonstruksi Peran Polri Melalui Pasal 13 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia”.
Gelar itu ia terima setelah menjalani Sidang Terbuka Promosi Doktor Program Studi Ilmu Kepolisian, STIK, Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri, Rabu (15/6/2022).
Baca juga: QS WUR 2023, IPB Masuk Daftar Universitas Terbaik Peringkat 450 Dunia
Sidang terbuka berlangsung di Gedung Tribrata (Eks Gedung Mutiara) STIK-PTIK, Jalan Tirtayasa, Melawai, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Tety Machyawaty dinyatakan lulus oleh Dewan Penguji. Dengan demikian, istri dari Ketua CTRS-PTIK Kombes Pol Firman Fadillah itu merupakan satu-satunya perempuan di Indonesia peraih Doktor SIK.
Dalam Sidang Terbuka itu, Dewan Penguji menguji disertasi Tety Machyawaty berjudul “Rekonstruksi Peran Polri Melalui Pasal 13 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia”.
Lihat Juga :