Kisah Mozart, Alumni Undip yang Menyukai Riset dan Berhasil Menjadi Peneliti BRIN
Sabtu, 23 Juli 2022 - 13:14 WIB
Mozart kemudian lanjut studi S2 pada tahun 2012. Dia fokus melakukan penelitian di Laboratorium Ternak Potong dan Kerja pada jenjang S1 dan S2. Dia mengaku banyak belajar mengenai isu gas rumah kaca yang diakibatkan oleh agriculture, dunia peternakan pada khususnya, dan bagaimana cara menanggulanginya.
Mozart pun berkesempatan terpilih menjadi salah satu awardee beasiswa Global Korea Scholarsip Graduate Program, yang diberikan oleh NIIED (Kementerian Pendidikan Korea Selatan) untuk melanjutkan program S3 di Sunchon National University.
Mozart mengatakan, pengalaman yang ia dapatkan selama menjadi mahasiswa di Undip salah satunya ialah penempaan mental, mengasah kepercayaan diri, dan cara membangun networking yang baik. Ia juga mengikuti banyak kegiatan selama kuliah, di antaranya organisasi mahasiswa, perlombaan, membantu pelaksanaan acara wisuda, dan kegiatan lainnya.
Saat ini Mozart bekerja sebagai PNS dengan jabatan fungsional sebagai peneliti di BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional). Sebelumnya, dari bulan Februari 2019 sampai dengan 31 Mei 2022 ditugaskan di Loka Penelitian Sapi Potong, Grati, Pasuruan.
Baca juga: Nadiem Bertemu Menteri Pendidikan Belanda, Tingkatkan Kerja Sama Bidang Ilmu Pengetahuan
Mozart pun berkesempatan terpilih menjadi salah satu awardee beasiswa Global Korea Scholarsip Graduate Program, yang diberikan oleh NIIED (Kementerian Pendidikan Korea Selatan) untuk melanjutkan program S3 di Sunchon National University.
Mozart mengatakan, pengalaman yang ia dapatkan selama menjadi mahasiswa di Undip salah satunya ialah penempaan mental, mengasah kepercayaan diri, dan cara membangun networking yang baik. Ia juga mengikuti banyak kegiatan selama kuliah, di antaranya organisasi mahasiswa, perlombaan, membantu pelaksanaan acara wisuda, dan kegiatan lainnya.
Saat ini Mozart bekerja sebagai PNS dengan jabatan fungsional sebagai peneliti di BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional). Sebelumnya, dari bulan Februari 2019 sampai dengan 31 Mei 2022 ditugaskan di Loka Penelitian Sapi Potong, Grati, Pasuruan.
Baca juga: Nadiem Bertemu Menteri Pendidikan Belanda, Tingkatkan Kerja Sama Bidang Ilmu Pengetahuan
Lihat Juga :