Pernah Dapat IPK 1,66, Mahasiswa Unair Ini Berhasil Diwisuda dengan 2 Gelar

Minggu, 14 Agustus 2022 - 11:12 WIB
Menjalani dua perkuliahan sekaligus tentu bukan hal mudah. Apalagi Nailul harus melakukan perjalanan pergi-pulang dari Gresik setiap harinya. Selain permasalahan jarak, jadwal kuliah yang bertabrakan juga menjadi tantangan tersendiri.

“Banyak jadwal perkuliahan yang crash, ditambah terkadang dosen mengubah jadwal perkuliahan mendadak,” ujar Nailul.

Hal tersebut tentu berdampak pada kehadiran dan nilai yang ia peroleh di kelas. Akan tetapi, Nailul tidak menganggap hal tersebut sebagai masalah besar. “Saya tidak ambil pusing karena memang itu konsekuensi logis yang harus saya terima,” tuturnya.

Meskipun pernah mendapatkan IPK 1,66 karena jadwal perkuliahan yang bertabrakan, semangat belajar mengantarkan Nailul untuk tetap lulus dengan IPK yang cukup memuaskan. Ia diwisuda pada Sabtu (13/8/2022) dengan IPK 3,21 untuk studi Ilmu Politiknya, dan 3,50 untuk program Magister Ilmu Hukum yang ia ambil.

“Tentu kebahagiaan yang tiada duanya dapat menuntaskan keduanya secara bersamaan,” kata Nailul bangga.

Baca juga: Raih 24 Medali, UIN Bandung Juara Umum PESONA I PTKN



Tak Ternilai Bagi Orang Tua
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!