Naik Jadi 412.041, UT Kokoh sebagai Kampus dengan Mahasiswa Terbanyak

Kamis, 22 September 2022 - 16:44 WIB
“Perubahan ini mencerminkan bahwa masyarakat muda usia semakin memahami dan membutuhkan perkuliahan yang fleksibel dan berbasis teknologi,” ujarnya.

Dia menjelaskan, sebagai informasi, 87% mahasiswa UT sudah bekerja dan memerlukan kuliah yang sesuai dengan waktu kerjanya. Dengan kata lain, bekerja dan kuliah dapat dilakukan secara bersamaan tanpa saling mengganggu. Hal ini merupakan salah satu misi awal didirikannya UT .

Menurutnya, saat ini, UT tengah menunggu terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) tentang UT PTNBH. Dengan status baru sebagai PTNBH, UT akan memperoleh banyak keuntungan, termasuk dalam bidang akademik dan non-akademik.

Dalam bidang akademik, UT memiliki keleluasaan dalam membuka program studi baru sehingga dapat merespons dengan cepat tuntutan masyarakat akan program studi baru. Selain itu, dalam bidang keuangan, UT memiliki keleluasaan dalam pengelolaan keuangan.

“Di sisi lain, agar dapat terus maju, UT dituntut untuk semakin profesional, inovatif, dan adaptif terhadap segala perubahan yang terjadi,” lanjutnya.

Terkait dengan jumlah mahasiswa, jika dihitung dengan mahasiswa yang aktif, namun tidak melakukan registrasi pada semester ini, jumlah mahasiswa UT mencapai lebih dari 700.000 orang. Karena mengusung prinsip openess, mahasiswa UT dapat berhenti dan melanjutkan kuliah sesuai dengan ketersediaan waktu mereka. Dengan demikian, tidak ada batasan lama studi, termasuk tidak ada prinsip drop out (DO). Prinsip ini adalah prinsip yang diusung oleh semua perguruan tinggi jarak jauh di seluruh dunia.

Baca juga: UIN Raden Intan Lampung Masuk Jajaran Universitas Islam Terbaik di Dunia Versi UniRank 2022
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!