Perkuat Budaya Lokal, Untar Gelar Wayang Kulit Semalam Suntuk
Sabtu, 08 Oktober 2022 - 17:49 WIB
Begitupula Untar, katanya, yang juga memiliki tekad untuk memberikan kontribusi kepada Indonesia. "Kehadiran Untar seperti Semar membangun kayangan, menjadi harmoni, semangat, saling menghargai untuk kebersamaan, kemakmuran," katanya pada sambutan, Jumat (7/10/2022).
Agustinus menjelaskan, dalam memperkuat kecintaan akan budaya lokal, tidak hanya melalui pagelaran wayang kulit. Akan tetapi, katanya, Untar juga menyediakan berbagai unit kegiatan mahasiswa (UKM) tentang budaya yang bisa dipilih sebagai kegiatan non akademik untuk mahasiswa.
Selain itu, Untar juga kerap menggelar wisuda dengan bertemakan budaya masing-masing provinsi di Indonesia. Tahun ini direncanakan untuk mengambil budaya Bali, ujarnya, setelah sebelumnya bertema budaya Manggarai dan Pontianak.
Sinden kondang asal Lambelu, Sulawesi Tengah Elisha Orcarus Allaso dihadirkan sebagai dalang muda untuk mengenalkan wayang kulit kepada generasi milenilal.
Baca juga: Prof. Nur Rianto Al Arif: Akselerasi Menuju Kampus Cerdas Bertaraf Internasional
Agustinus menjelaskan, dalam memperkuat kecintaan akan budaya lokal, tidak hanya melalui pagelaran wayang kulit. Akan tetapi, katanya, Untar juga menyediakan berbagai unit kegiatan mahasiswa (UKM) tentang budaya yang bisa dipilih sebagai kegiatan non akademik untuk mahasiswa.
Selain itu, Untar juga kerap menggelar wisuda dengan bertemakan budaya masing-masing provinsi di Indonesia. Tahun ini direncanakan untuk mengambil budaya Bali, ujarnya, setelah sebelumnya bertema budaya Manggarai dan Pontianak.
Sinden kondang asal Lambelu, Sulawesi Tengah Elisha Orcarus Allaso dihadirkan sebagai dalang muda untuk mengenalkan wayang kulit kepada generasi milenilal.
Baca juga: Prof. Nur Rianto Al Arif: Akselerasi Menuju Kampus Cerdas Bertaraf Internasional
Lihat Juga :