Prof. Nur Rianto Al Arif: Akselerasi Menuju Kampus Cerdas Bertaraf Internasional

Jum'at, 07 Oktober 2022 - 17:02 WIB
loading...
Prof. Nur Rianto Al Arif: Akselerasi Menuju Kampus Cerdas Bertaraf Internasional
Prof. Dr. M. Nur Rianto Al Arif M. Si, Guru Besar Ilmu Ekonomi Islam pada FEB UIN Jakarta maju sebagai calon Rektor UIN Jakarta periode 2023-2027. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - UIN Jakarta perlu didorong lebih cepat menjadi kampus cerdas dengan rekognisi global. Implementasi akselerasi dari berbagai sisi akademik-kelembagaan, smart campus, dan penguatan kolaborasi menjadi aspek-aspek penting dalam mendorong rekognisi UIN Jakarta.

Demikian disampaikan salah satu calon Rektor UIN Jakarta periode 2023-2027, Prof. Dr. M. Nur Rianto Al Arif M. Si. Diketahui, Guru Besar Ilmu Ekonomi Islam pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UIN Jakarta ini masuk dalam daftar 17 Guru Besar UIN Jakarta yang mencalonkan diri dalam pemilihan Rektor UIN Jakarta untuk 5 tahun mendatang.

Baca juga: Gaet Prancis dan Thailand, UGM Buka Program Magister Baru

"Tema besar yang akan saya usung adalah akselerasi, yaitu akselerasi menuju kampus cerdas bertaraf internasional," paparnya dalam sesi penyampaian visi misi di hadapan sidang Senat UIN Jakarta, Rabu (5/10/2022).

Terkait itu, sebutnya, terdapat tiga kata kunci atas tema akselerasi yang diusungnya, yaitu akselerasi, smart campus, dan world class university. Menurutnya, akselerasi sendiri menjadi sebuah keharusan bagi UIN Jakarta.

"Kalau dilihat di Renstra UIN Jakarta maupun Renstra PTKI 2045, semuanya adalah akselerasi pada rekognisi global. Pertanyaannya, kapan kita lakukan? atau, kapan kita raih? Sehingga bagaimana dalam 4-5 tahun ini kita melakukan akselerasi," paparnya.

Baca juga: Menuju World Class University, UIN Malang Ikutkan 72 Dosen Sertifikasi Internasional

Tema akselerasi sendiri, sebutnya, sudah menjadi perhatian para Rektor UIN Jakarta sejak almarhum Profesor Azyumardi Azra hingga Profesor Amany Lubis. Beberapa perankingan dunia juga mencatat dinamika UIN Jakarta dalam akselerasi perguruan tinggi berekognisi global sehingga yang dibutuhkan adalah fokus yang lebih jelas.

"Sehingga kita butuh akselerasi lebih cepat. Misalnya, bagaimana rekognisi yang ditarget tahun 2030 atau 2032, bisa kita capai di tahun 2027," jelasnya.

Untuk Smart Campus, jelasnya, UIN Jakarta dalam 5 tahun ke depan perlu memperkuat layanan pendidikan berbasis teknologi. Layanan berbasis teknologi dibutuhkan sebagai sarana pendidikan efektif sesuai program merdeka belajar, layanan administrasi, bahkan perluasan jangkauan pendidikan melalui program Massive Online Course seperti telah diinisiasi perguruan tinggi dunia.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1542 seconds (11.252#12.26)