UPNVJ Masuk 5 Besar Kampus yang Berkontribusi dalam Penanganan Covid-19
Selasa, 01 November 2022 - 12:23 WIB
UPNVJ berhasil masuk lima besar kampus yang berkontribusi dalam penanganan Covid-19. Foto/Tangkap layar laman UPNVJ.
JAKARTA - Pandemi Covid-19 yang melanda dunia, termasuk Indonesia, menyisakan banyak kisah inspiratif yang tidak hanya melibatkan personal tetapi juga institusi yang aktif terlibat dalam penanganan virus. Sebagai Kampus Bela Negara, UPNVJ turut berperan aktif dalam berbagai upaya penanganan pandemi Covid-19 hingga mendapatkan penghargaan dari Satuan Tugas Penanganan Covid-19.
“Kami sangat berterima kasih kepada UPNVJ. Dari 181 ribu Duta Perubahan Perilaku di Indonesia, kampus ini adalah termasuk lima besar yang berkontribusi dari 141 kampus di Indonesia yang terlibat,” kata Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan Covid-19 Dr. Sonny Harry B Harmadi, dikutip dari laman Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jakarta (UPNVJ), Selasa (1/11/2022).
Baca juga: Top, Undip Raih Juara Umum Lomba Paduan Suara Bergengsi Dunia
Sonny mengatakan program Duta Perubahan Perilaku merupakan wujud nyata dari Bela Negara. Para Duta Perubahan Perilaku ibarat tentara yang berperang. Pada saat orang lain menghindari Covid-19, mereka terjun langsung ke lapangan menjelaskan kepada masyarakat arti penting perubahan perilaku untuk mencegah penularan Covid-19, “Mereka mengorbankan nyawa untuk menyelamatkan lebih banyak orang,” ujarnya.
“Kami sangat berterima kasih kepada UPNVJ. Dari 181 ribu Duta Perubahan Perilaku di Indonesia, kampus ini adalah termasuk lima besar yang berkontribusi dari 141 kampus di Indonesia yang terlibat,” kata Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan Covid-19 Dr. Sonny Harry B Harmadi, dikutip dari laman Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jakarta (UPNVJ), Selasa (1/11/2022).
Baca juga: Top, Undip Raih Juara Umum Lomba Paduan Suara Bergengsi Dunia
Sonny mengatakan program Duta Perubahan Perilaku merupakan wujud nyata dari Bela Negara. Para Duta Perubahan Perilaku ibarat tentara yang berperang. Pada saat orang lain menghindari Covid-19, mereka terjun langsung ke lapangan menjelaskan kepada masyarakat arti penting perubahan perilaku untuk mencegah penularan Covid-19, “Mereka mengorbankan nyawa untuk menyelamatkan lebih banyak orang,” ujarnya.
Lihat Juga :