Tuntut Ilmu di Jepang, Dosen UMM Ini Teliti Limbah Tahu Jadi Listrik

Rabu, 02 November 2022 - 10:52 WIB
Wachid menjelaskan ada beberapa aspek yang membedakan pendidikan Indonesia dan Jepang. Di Jepang, pendidikan karakter sudah ditanamkan sejak dini. Sehingga moral dan kejujuran selalu diutamakan. Ia juga sangat jarang menemukan diskirimasi terhadap orang luar, begitupun dengan perundungan di sekolah.

“Pendidikan karakter yang diberikan sejak dini itulah yang membedakan Jepang dan Indonesia. Sehingga kasus perundungan cukup jarang terjadi, bahkan anak saya juga baik-baik saja bersekolah di sini,”ujarnya.

Pria asli Lumajang ini juga berharap para sarjana atau magister di Indonesia tetap bersemangat melanjutkan pendidikan tinggi.

Menurutnya, ketika menimba ilmu di negara orang, tidak hanya ilmu yang didapat, tapi juga pengalaman mendapatkan budaya baru, bahasa baru, bertemu orang baru dan lainnya.

“Jangan lupa juga untuk kembali ke Indonesia dan membangun bangsa dengan berbagai cara,” harapnya.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!