Tuntut Ilmu di Jepang, Dosen UMM Ini Teliti Limbah Tahu Jadi Listrik

Rabu, 02 November 2022 - 10:52 WIB
Baca juga: Mahasiswa ITB Manfaatkan Limbah Plastik dan Sabut Kelapa Sawit untuk Perkerasan Jalan

Adapun penelitiannya membahas tentang pemanfaatan limbah tahu untuk diubah menjadi listrik dengan microbial fuel cell. Metode fermentasi dari pengolahan limbah tahu ini akan menghasilkan listrik.

Ia menjelaskan bahwa ada perbedaan pembuatan tahu di Indonesia dengan di Jepang. Di Indonesia biasanya memakai asam untuk penggumpalan sedangkan di Jepang menggunakan garam yang tidak asin.

Untuk saat ini, ia tengah melakukan penelitian dengan dua sampel limbah dari Indonesia dan Jepan dengan metode pengolahan limbah yang menghasilkan energi.

Ayah dari tiga anak ini bercerita bahwa ia mengalami culture shock saat pertama kali ke Jepang bersama kelaurganya. Salah satunya suhu dan cuaca yang berbeda.

Ia datang pada Desember 2020 yakni saat musim dingin. Pun dengan kegiatan masak memasak yang sering mereka lakukan unutk menghemat biaya dan menghindari makanan beralkohol serta babi.

“Alhamudlillah setelah melewati beberapa bulan, kami bisa berapadtasi. Tapi ada satu kekurangan yang masih saya miliki yakni kendala bahasa. Meski sudah berusaha belajar bahasa Jepang, tapi saya masih cukup kesulitan. Apalagi tidak semua orang Jepang bisa bahasa Inggris. Jadi saya harus membawa gawai untuk menerjemahkan,” ucapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!