Belajar Bahasa Jepang Lebih Asyik dengan Fun Learning
Minggu, 20 November 2022 - 02:50 WIB
Sementara itu, Chief Operating Officer dari Cetta Online Class Monica Milan menjelaskan program ini adalah bentuk bakti dari Cetta untuk Indonesia. “Supaya anak-anak di Indonesia mampu berbahasa asing, kita wujudkan dalam pembelajaran sehari-hari (reguler berbayar kelas Cetta) dan program ini (gratis),” katanya.
“Bahasa asing di era globalisasi penting sekali untuk dipelajari sehingga peningkatan minat belajar bahasa asing perlu diberi perhatian lebih,” kata Monica.
Monica menambahkan, program Cetta Mengajar telah berlangsung sejak Juli 2022 dan akan melalui proses evaluasi untuk kelanjutannya. Dia menambahkan, SMP Muhammadiyah Fullday Sarilamak menyambut dengan hangat dari pihak kepala sekolah hingga murid-muridnya.
“Bahasa yang dipilih untuk program ini adalah bahasa Jepang. Pembelajaran dilakukan setiap satu Minggu sekali di hari Selasa. Ada dua sensei (pengajar bahasa Jepang) dan dua kelas yang mengikuti pembelajaran,” imbuhnya.
Monica menjelaskan, total siswa yang belajar sebanyak 47 orang dengan sistem belajar yang menyenangkan dari kurikulum Cetta Online Class. “Kami membuat kurikulum sendiri di Cetta dan disesuaikan dengan kemampuan belajar anak SMP. Meskipun melalui daring, tidak menyurutkan antusias belajar para siswa yang aktif bertanya dan menjawab,” terang Monica.
“Bahasa asing di era globalisasi penting sekali untuk dipelajari sehingga peningkatan minat belajar bahasa asing perlu diberi perhatian lebih,” kata Monica.
Monica menambahkan, program Cetta Mengajar telah berlangsung sejak Juli 2022 dan akan melalui proses evaluasi untuk kelanjutannya. Dia menambahkan, SMP Muhammadiyah Fullday Sarilamak menyambut dengan hangat dari pihak kepala sekolah hingga murid-muridnya.
“Bahasa yang dipilih untuk program ini adalah bahasa Jepang. Pembelajaran dilakukan setiap satu Minggu sekali di hari Selasa. Ada dua sensei (pengajar bahasa Jepang) dan dua kelas yang mengikuti pembelajaran,” imbuhnya.
Monica menjelaskan, total siswa yang belajar sebanyak 47 orang dengan sistem belajar yang menyenangkan dari kurikulum Cetta Online Class. “Kami membuat kurikulum sendiri di Cetta dan disesuaikan dengan kemampuan belajar anak SMP. Meskipun melalui daring, tidak menyurutkan antusias belajar para siswa yang aktif bertanya dan menjawab,” terang Monica.
Lihat Juga :