ITERA Berhasil Abadikan Komet Langka, Ini Penampakannya

Jum'at, 20 Januari 2023 - 14:16 WIB
loading...
ITERA Berhasil Abadikan...
OAIL ITERA berhasil abadikan komet langka bernama C/2022 E3 (ZTF) menggunakan Teleskop OZT-ALTS, Senin, 16 Januari 2023. Foto/Laman ITERA.
A A A
JAKARTA - Pusat Observatorium Astronomi ITERA Lampung (OAIL) berhasil abadikan komet langka yang bernama C/2022 E3 (ZTF) menggunakan Teleskop OZT-ALTS. Penampakan komet itu terjadi pada Senin, 16 Januari 2023 pukul 5.00 – 5.15 WIB dini hari.

Kepala Pusat OAIL Dr. Moedji Raharto menerangkan, komet tersebut merupakan komet langka, karena orbitnya yang berbentuk hiperbola sehingga mengakibatkan kedatangannya hanya terjadi sekali dalam seumur hidup.

Menurut informasi dari Tim Pengamatan OAIL, komet merupakan benda langit besar dengan ekor panjang dan terbuat dari debu dan es serta mengorbit pada Matahari.

Komet yang diabadikan tersebut ialah C/2022 E3 (ZTF), yang ditemukan oleh astronom Bryce Bolin dan Frank Masci menggunakan data dari Zwicky Transient Facility (ZTF) pada 2 Maret 2022 sehingga diberi kode C/2022 E3.

Baca juga: 10 Prodi Terfavorit dan Terketat Unnes, Panduan Memilih Jurusan di SNBP 2023

Lebih lanjut berdasarkan periodenya, komet dibagi menjadi dua jenis, komet periode pendek (dengan lama waktu mengorbit matahari kurang dari 200 tahun) dan periode panjang (200 hingga jutaan tahun). Secara umum terdapat tiga jenis orbit komet yaitu elips, parabola, dan hiperbola.

“Komet C/2022 E3 (ZTF), jika dilihat dari perhitungan gerak orbitnya, komet ini memiliki orbit jenis hiperbola dan masuk dalam komet periode panjang yang mana periodenya tidak mudah ditentukan karena memerlukan pengamatan dan perhitungan posisi yang sangat presisi, meskipun gerak harian (daily motion)-nya dapat ditentukan,” ujarnya, dikutip dari laman ITERA, Jumat (20/1/2023).

Baca juga: Fasilitas yang Didapat Penerima KIP Kuliah, Panduan untuk SNPMB 2023

Dr. Moedji menambahkan, hal ini karena bentuk orbit yang hiperbola sehingga terdapat dua titik lenyap yang letaknya berada di jarak tak terhingga. Berdasarkan perhitungan terbaru, komet mencapai titik terdekat dengan Matahari (perihelion) pada 12 Januari 2023 dengan jarak 1,11 AU (166 juta km) dan terdekat ke Bumi akan terjadi pada 1 Februari 2023 pada jarak 0,28 AU (42 juta km).

Gerakan harian komet ini jika dilihat dari Bumi, dalam waktu dekat ini, komet bergerak perlahan pada rasi Corona Borealis dan Serpens. Kemudian akan bergerak ke utara mendekati kutub utara langit ke rasi Ursa Minor dan selanjutnya akan menuju arah rasi Auriga dan Taurus.

Untuk kecerlangannya, kemungkinan akan terus bertambah dan bisa jadi dapat dilihat oleh mata telanjang. Komet ini berwarna kehijauan karena adanya molekul diatomik karbon (C2) pada komanya.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KIP Kuliah Jalur Seleksi...
KIP Kuliah Jalur Seleksi Mandiri PTN dan PTS 2026 Resmi Dibuka, Daftar di Link Ini
Web3 University Tour...
Web3 University Tour 2026 Digelar ITERA Lampung, Ratusan Mahasiswa Belajar Blockchain
PTN Favorit dengan Pendaftar...
PTN Favorit dengan Pendaftar UTBK SNBT Terbanyak 3 Tahun Terakhir
Perjuangan Teuku Feroz...
Perjuangan Teuku Feroz Bantu Anak Aceh Tembus Kampus Top Nasional
SMMPTN Barat 2026 Diikuti...
SMMPTN Barat 2026 Diikuti 27 PTN, Cek Daftar Kampus dan Materi Tesnya
SMMPTN Barat 2026 Jadi...
SMMPTN Barat 2026 Jadi Alternatif SNBP dan SNBT, Itera Siapkan 41 Prodi
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Marak Pelecehan Seksual...
Marak Pelecehan Seksual di Kampus, MUI: Perlu Dikuatkan Lagi Pembinaan Mental dan Spiritual
Menegakkan Marwah di...
Menegakkan Marwah di Langit dan Optimalisasi Tata Kelola Lintas Sektor Pascainsiden Lampung
Rekomendasi
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Uruguay Comeback atas Cape Verde di Babak Pertama
Pabrik Karet di Tangerang...
Pabrik Karet di Tangerang Kebakaran Sejak Semalam, Sudah 9 Jam Api Masih Berkobar
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
Berita Terkini
MNC University Perkuat...
MNC University Perkuat Kolaborasi dengan Sekolah Mitra melalui Pra-Rapat Kerja Tahun Ajaran 2026/2027
Transformasi Pendidikan...
Transformasi Pendidikan 3T: Dari Ruang Kelas Baru hingga Pembelajaran Digital
UNJ Gelar Pesta Rakyat...
UNJ Gelar Pesta Rakyat 2026, Perkuat Semangat Kampus Berdampak dan Bereputasi Global
Momen Tahun Baru Islam...
Momen Tahun Baru Islam 1448 H, Dompet Dhuafa Perkuat Program Anak Yatim melalui BesTeam
Mengapa Kunang-Kunang...
Mengapa Kunang-Kunang Semakin Sulit Ditemukan? Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
QS WUR 2027: UI Kembali...
QS WUR 2027: UI Kembali Jadi Universitas Terbaik di Indonesia, Bertahan di Top 200 Dunia
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved