Luar Biasa! 75 Lansia di Brebes Ikuti Wisuda, Tertua Usia 99 Tahun
Rabu, 25 Januari 2023 - 15:18 WIB
loading...
A
A
A
"Waktu kurang lebih sepuluh bulan belajar dapat memberikan perubahan bagi bapak ibu dan lingkungan bapak ibu sekalian. Pertama, bagaimana lansia supaya tetap sehat, supaya tetap produktif, supaya tetap panjang umur," kata Widwiono melalui keterangan pers, Rabu (25/1/2023).
"Kedua, saya yakin ada yang punya anak atau cucu di rumah. Yang punya anak dididik beretika dan berperilaku. Yang punya cucu supaya sehat dan tidak sakit-sakitan. Jika stunting mudah sakit bapak ibu," tambahnya.
Widwiono mengatakan, kelas tersebut awalnya diikuti 80 siswa pada awal 2022, namun seeiring perjalanan waktu sebanyak lima siswa meninggal dunia dalam proses belajar mengajar, sehingga tersisa 75 siswa yang dapat diwisuda. Wisudawan termuda hari ini berusia 47 tahun atas nama Ibu Tarni, dan wisudawan tertua berusia 99 tahun atas nama Ibu Sodah.
"Saya yakin bapak ibu di sini tidak ada yang stunting. Karena sampai usia lansia bapak ibu masih bisa belajar dan diwisuda. Saya kira kita semua juga memimpikan, menginginkan seperti Ibu Sodah, yang tetap produktif dan aktif di usia yang sudah 99 tahun," terangnya.
Kepala DP3AKB Kabupaten Brebes, Akhmad Ma`mun mewakili Penjabat Bupati Brebes menyampaikan dalam sambutan. "Hari ini kita melihat semangat lansia yang luar biasa. Kami yakin, walaupun tempatnya di gunung tidak kalah dengan yang di kota," kata Akhmad.
Dia mengatakan, para wisudawan/wisudawati harus menyampaikan kepada keluarga masing-masing, dari bekal yang didapatkan di sekolah, beri motivasi dan pengertian, (antara lain) untuk memberikan makanan bergizi untuk mengatasi stunting.
"Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terselenggaranya wisuda pertama sekolah lansia di Kabupaten Brebes tahun 2023. Sekolah lansia di tahun 2023 akan dilanjutkan, sudah banyak peserta yang antusias mendaftar," kata Akhmad.
"Kedua, saya yakin ada yang punya anak atau cucu di rumah. Yang punya anak dididik beretika dan berperilaku. Yang punya cucu supaya sehat dan tidak sakit-sakitan. Jika stunting mudah sakit bapak ibu," tambahnya.
Widwiono mengatakan, kelas tersebut awalnya diikuti 80 siswa pada awal 2022, namun seeiring perjalanan waktu sebanyak lima siswa meninggal dunia dalam proses belajar mengajar, sehingga tersisa 75 siswa yang dapat diwisuda. Wisudawan termuda hari ini berusia 47 tahun atas nama Ibu Tarni, dan wisudawan tertua berusia 99 tahun atas nama Ibu Sodah.
"Saya yakin bapak ibu di sini tidak ada yang stunting. Karena sampai usia lansia bapak ibu masih bisa belajar dan diwisuda. Saya kira kita semua juga memimpikan, menginginkan seperti Ibu Sodah, yang tetap produktif dan aktif di usia yang sudah 99 tahun," terangnya.
Kepala DP3AKB Kabupaten Brebes, Akhmad Ma`mun mewakili Penjabat Bupati Brebes menyampaikan dalam sambutan. "Hari ini kita melihat semangat lansia yang luar biasa. Kami yakin, walaupun tempatnya di gunung tidak kalah dengan yang di kota," kata Akhmad.
Dia mengatakan, para wisudawan/wisudawati harus menyampaikan kepada keluarga masing-masing, dari bekal yang didapatkan di sekolah, beri motivasi dan pengertian, (antara lain) untuk memberikan makanan bergizi untuk mengatasi stunting.
"Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terselenggaranya wisuda pertama sekolah lansia di Kabupaten Brebes tahun 2023. Sekolah lansia di tahun 2023 akan dilanjutkan, sudah banyak peserta yang antusias mendaftar," kata Akhmad.
Lihat Juga :