Perayaan Imlek Untar Hadirkan Tari Gambyong untuk Sampaikan Pesan Inklusivitas
Jum'at, 03 Februari 2023 - 20:03 WIB
loading...
Perayaan Imlek di Untar mengangkat tema Untar untuk Indonesia Bersatu dalam Keberagaman untuk Kesejahteraan Bersama. Foto/Humas Untar.
A
A
A
JAKARTA - Tahun Baru Imlek Untar dirayakan bersama seluruh sivitas akademika, dengan mengangkat tema “ Untar untuk Indonesia Bersatu dalam Keberagaman untuk Kesejahteraan Bersama”. Pesan akulturasi budaya Jawa khususnya Solo dengan Tionghoa tergambar dalam perayaan Imlek kali ini.
Penampilan Tari Gambyong Surakarta membawa pesan inklusivitas, dalam keberagaman tetap satu. Selain itu ditayangkan pula tayangan singkat memperkuat pesan bagaimana budaya Tionghoa berpadu dengan budaya Jawa yang kemudian dapat hidup secara harmonis dalam bingkai Indonesia.
Baca juga: UI Kampus Terbaik di Indonesia Versi Webometrics 2023, Jadi Kado Ultah ke-73
Pada kesempatan ini Guru Besar Arsitektur Fakultas Teknik (FT) Untar Prof. Dr. Ir. Naniek Widayati Priyomarsono menjelaskan bagaimana budaya Tionghoa memberi pengaruh pada gaya arsitektur beberapa bangunan di Kota Solo. Hal tersebut dapat dilihat dari langgam yang mengambil ciri Tionghoa pada beberapa bangunan lama yang masih tersisa di kota Solo.
Rektor Untar Prof. Dr. Ir. Agustinus Purna Irawan mengatakan, Indonesia adalah negara yang terdiri dari suku dan budaya sangat beragam, hal ini tumbuh di lingkungan Untar.
“Kita sebagai bagian dari masyarakat Indonesia harus menjaga suasana inklusif di kampus agar suasana aman dan nyaman tercipta,” katanya, melalui siaran pers, Jumat (3/2/2023).
Baca juga: Perluas Kesempatan Magang, Unpas Gandeng MNC Multimedia Network
Penampilan Tari Gambyong Surakarta membawa pesan inklusivitas, dalam keberagaman tetap satu. Selain itu ditayangkan pula tayangan singkat memperkuat pesan bagaimana budaya Tionghoa berpadu dengan budaya Jawa yang kemudian dapat hidup secara harmonis dalam bingkai Indonesia.
Baca juga: UI Kampus Terbaik di Indonesia Versi Webometrics 2023, Jadi Kado Ultah ke-73
Pada kesempatan ini Guru Besar Arsitektur Fakultas Teknik (FT) Untar Prof. Dr. Ir. Naniek Widayati Priyomarsono menjelaskan bagaimana budaya Tionghoa memberi pengaruh pada gaya arsitektur beberapa bangunan di Kota Solo. Hal tersebut dapat dilihat dari langgam yang mengambil ciri Tionghoa pada beberapa bangunan lama yang masih tersisa di kota Solo.
Rektor Untar Prof. Dr. Ir. Agustinus Purna Irawan mengatakan, Indonesia adalah negara yang terdiri dari suku dan budaya sangat beragam, hal ini tumbuh di lingkungan Untar.
“Kita sebagai bagian dari masyarakat Indonesia harus menjaga suasana inklusif di kampus agar suasana aman dan nyaman tercipta,” katanya, melalui siaran pers, Jumat (3/2/2023).
Baca juga: Perluas Kesempatan Magang, Unpas Gandeng MNC Multimedia Network
Lihat Juga :