Mahasiswa FKUI Juara 2 Ajang International East Asian Medical Students Conference 2023 di Nepal
Selasa, 14 Februari 2023 - 16:53 WIB
loading...
A
A
A
Dilansir dari portal Headline, Dr. A. Brion Gardner, seorang ahli bedah ortopedi dari The Centers for Advanced Orthopaedics, mengatakan mandi es dapat membantu para atlet untuk pemulihan lebih cepat, pengurangan kerusakan otot dan jaringan, serta peningkatan fungsi tubuh.
Baca juga: Top! Politeknik Ini Punya Laboratorium Perkeretaapian Berstandar Industri
Heat stroke merupakan kondisi darurat yang ditandai dengan hipertermia berat dan disfungsi organ yang menyebabkan tingkat morbiditas signifikan jika tidak ditangani dengan baik. Hipertermia terjadi ketika suhu tubuh terlalu tinggi atau lebih dari 38,5 derajat Celsius yang disebabkan oleh kegagalan pada sistem pengatur pendinginan suhu tubuh.
“Hipertermia ini umum terjadi di lingkungan panas. Pada 2015, jumlah orang yang terpapar gelombang panas meningkat 175 juta jiwa. Studi lain di negara tropis juga memperkirakan tingkat kematian akibat penyakit terkait panas mencapai 19,5%,” ujar Najma Ali selaku perwakilan dari Tim Mahasiswa FKUI.
Dari hasil penelitian yang dilakukan Najma dan anggota lainnya, ditemukan bahwa CWI dapat dijadikan salah satu metode pertolongan pertama terbaik dalam kondisi hipertermia karena terbukti memiliki tingkat pendinginan yang lebih unggul, tingkat kelangsungan hidup yang baik, dan implementasi yang lebih mudah diakses dibandingkan ice water.
Baca juga: Top! Politeknik Ini Punya Laboratorium Perkeretaapian Berstandar Industri
Heat stroke merupakan kondisi darurat yang ditandai dengan hipertermia berat dan disfungsi organ yang menyebabkan tingkat morbiditas signifikan jika tidak ditangani dengan baik. Hipertermia terjadi ketika suhu tubuh terlalu tinggi atau lebih dari 38,5 derajat Celsius yang disebabkan oleh kegagalan pada sistem pengatur pendinginan suhu tubuh.
“Hipertermia ini umum terjadi di lingkungan panas. Pada 2015, jumlah orang yang terpapar gelombang panas meningkat 175 juta jiwa. Studi lain di negara tropis juga memperkirakan tingkat kematian akibat penyakit terkait panas mencapai 19,5%,” ujar Najma Ali selaku perwakilan dari Tim Mahasiswa FKUI.
Dari hasil penelitian yang dilakukan Najma dan anggota lainnya, ditemukan bahwa CWI dapat dijadikan salah satu metode pertolongan pertama terbaik dalam kondisi hipertermia karena terbukti memiliki tingkat pendinginan yang lebih unggul, tingkat kelangsungan hidup yang baik, dan implementasi yang lebih mudah diakses dibandingkan ice water.
Lihat Juga :