Survei Pelaksanaan PJJ, Guru Punya Semangat Belajar Menguasai Teknologi Informasi
Selasa, 28 April 2020 - 17:10 WIB
loading...
A
A
A
“Semangat para guru ini menjadi harapan pastinya. Rasa ingin tahu, terus belajar mengelola PJJ berbasis daring, dan tak apatis bahkan pesimis. Ini patut diapresiasi pemerintah, orang tua, siswa, dan publik umumnya. Hanya 6% guru yang merasa terbebani dengan PJJ,” paparnya.
Untuk itu, KPAI dan FSGI mendorong pemerintah daerah (pemda) untuk memberikan pelatihan kepada guru. Tujuannya, agar tujuan PJJ yang bermakna dan berorientasi kepada siswa tercapai. Rekomendasi lain, perlu adanya pelatihan pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi informasi (TI).
Selain itu, Retno menegaskan pemda harus sungguh memetakan daerah, orang tua, dan siswa mana yang tidak memiliki akses penuh terhadap ponsel pintar, komputer, dan internet.
“PJJ secara prinsipnya tidak menyamakan (kemampuan). Masing-masing anak dan keluarga berbeda. Kondisi Covid-19 bisa bikin perubahan lagi, yang tadinya tidak miskin bisa jadi miskin. Ini memerlukan panduan yang jelas di lapangan,” pungkasnya.
Untuk itu, KPAI dan FSGI mendorong pemerintah daerah (pemda) untuk memberikan pelatihan kepada guru. Tujuannya, agar tujuan PJJ yang bermakna dan berorientasi kepada siswa tercapai. Rekomendasi lain, perlu adanya pelatihan pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi informasi (TI).
Selain itu, Retno menegaskan pemda harus sungguh memetakan daerah, orang tua, dan siswa mana yang tidak memiliki akses penuh terhadap ponsel pintar, komputer, dan internet.
“PJJ secara prinsipnya tidak menyamakan (kemampuan). Masing-masing anak dan keluarga berbeda. Kondisi Covid-19 bisa bikin perubahan lagi, yang tadinya tidak miskin bisa jadi miskin. Ini memerlukan panduan yang jelas di lapangan,” pungkasnya.
(kri)
Lihat Juga :