Kuliah Umum, Hasto Ajak Mahasiswa Belajar Pemikiran Para Pendiri Bangsa dari Sekarang
Selasa, 07 Maret 2023 - 16:31 WIB
loading...
A
A
A
Dari tradisi intelektual itu, kata Hasto, ia harapkan mahasiswa banyak belajar sejarah Nusantara dan kemudian melihat korelasinya dengan sejarah dunia. Dipadukan dengan membaca kondisi masyarakat Indonesia dan kemudian merancang cita-cita bagi masa depan.
"Jika sebagai mahasiswa, Anda tidak punya cita-cita masa depan artinya Anda kurang membaca. Saya berharap membaca buku, diskusi, dan mengkontemplasikannya dalam problem rakyat Indonesia, juga menjadi tradisi seluruh mahasiswa di UIN Alauddin," katanya.
Hasto mengajak mahasiswa dan anak muda yang ingin menjadi pemimpin 15 tahun mendatang untuk memulai mempelajari pemikiran para pendiri bangsa dari sekarang. Sebab, tidak ada bangsa besar tanpa kekuatan moral atas dasar nilai-nilai agama, spritualitas, nasionalisme, dan patriotisme yang menjadi daya gerak suatu bangsa.
Kampus juga didorong menjadi sumber kaderisasi kepemimpinan nasional Indonesia. Tidak ada pemimpin lahir tanpa dunia kampus. "Karena itu peran UIN Alauddin dengan fakultas yang sangat lengkap menjadi UIN terbesar di Indonesia sangat penting untuk berdialog bersama," katanya.
Hadir dalam kuliah umum itu, Rektor UIN Alauddin Makassar Prof Hamdan Johannis yang memimpin ratusan mahasiswa, Ketua DPD PDIP Sulsel Andi Ridwan Wittiri, Sekretaris Rudi Pieter Goni, dan jajarannya, serta Anggota DPR dari Fraksi PDIP dapil Sulsel Samsu Niang.
"Jika sebagai mahasiswa, Anda tidak punya cita-cita masa depan artinya Anda kurang membaca. Saya berharap membaca buku, diskusi, dan mengkontemplasikannya dalam problem rakyat Indonesia, juga menjadi tradisi seluruh mahasiswa di UIN Alauddin," katanya.
Hasto mengajak mahasiswa dan anak muda yang ingin menjadi pemimpin 15 tahun mendatang untuk memulai mempelajari pemikiran para pendiri bangsa dari sekarang. Sebab, tidak ada bangsa besar tanpa kekuatan moral atas dasar nilai-nilai agama, spritualitas, nasionalisme, dan patriotisme yang menjadi daya gerak suatu bangsa.
Kampus juga didorong menjadi sumber kaderisasi kepemimpinan nasional Indonesia. Tidak ada pemimpin lahir tanpa dunia kampus. "Karena itu peran UIN Alauddin dengan fakultas yang sangat lengkap menjadi UIN terbesar di Indonesia sangat penting untuk berdialog bersama," katanya.
Hadir dalam kuliah umum itu, Rektor UIN Alauddin Makassar Prof Hamdan Johannis yang memimpin ratusan mahasiswa, Ketua DPD PDIP Sulsel Andi Ridwan Wittiri, Sekretaris Rudi Pieter Goni, dan jajarannya, serta Anggota DPR dari Fraksi PDIP dapil Sulsel Samsu Niang.
(mpw)
Lihat Juga :