Jadwal dan Tata Cara Pendaftaran Sekolah Kedinasan Poltekim dan Poltekip 2023, Jangan Sampai Ketinggalan!
Rabu, 29 Maret 2023 - 15:33 WIB
loading...
Pendaftaran sekolah kedinasan 2023 akan segera dibuka tak lama lagi. Foto DOK ist
A
A
A
JAKARTA - Pendaftaran sekolah kedinasan 2023 akan segera dibuka tak lama lagi. Bagi masyarakat yang berminat diharapkan untuk mulai mempersiapkan diri.
Dari sekian banyak, salah satu di antaranya yang cukup populer adalah Politeknik Imigrasi (Poltekim) dan Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip). Mengutip laman Catur Kemenkumham, Rabu (29/3/2023), pengumuman terkait seleksi Poltekim dan Poltekip 2023 sudah muncul.
Berdasarkan pengumuman Nomor : Sek.Kp.02.04-185 tentang Seleksi Calon Taruna/Taruni Politeknik Imigrasi (Poltekim) dan Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Tahun Anggaran 2023, waktu pendaftaran secara daring dimulai pada 1 April hingga 30 April 2023.
Sementara itu, untuk formasinya sendiri adalah 525 Taruna/Taruni untuk Umum dan Putra/Putri Papua/Papua Barat, serta 85 Taruna/Taruni untuk Pegawai dan Pegawai Putra/Putri Papua / Papua Barat.
Baca juga: 5 Perbedaan Sekolah Kedinasan Poltekip dan Poltekim yang Perlu Diketahui
-Pengumuman Penerimaan : 29 Maret 2023
-Pendaftaran Online dan Unggah Dokumen : 1 - 30 April 2023
-Seleksi Kompetensi Dasar (CAT) : Mei - Juni 2023
-Seleksi Lanjutan (Psikotes, Kesehatan, Kesamaptaan, Wawancara, Pengamatan Fisik, dan Keterampilan/WPFK) : Juli - Oktober 2023
-Catatan: Apabila terdapat perubahan jadwal seleksi akan diinformasikan melalui situs dan akun media sosial resmi Catar Kemenkumham.
Baca juga: Cek Syarat dan Tahapan Resmi Seleksi Sekolah Kedinasan Poltekim dan Poltekip
-Khusus pelamar ‘Formasi Pegawai dan Formasi Pegawai Putra / Putri Papua / Papua Barat’ melakukan pendaftaran dan unggah berkas di laman https://catar.kemenkumham.go.id/.
-Pendaftar hanya bisa memilih satu sekolah kedinasan.
-Pendaftar tidak boleh berkomunikasi dengan panitia selama proses seleksi berlangsung.
Dari sekian banyak, salah satu di antaranya yang cukup populer adalah Politeknik Imigrasi (Poltekim) dan Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip). Mengutip laman Catur Kemenkumham, Rabu (29/3/2023), pengumuman terkait seleksi Poltekim dan Poltekip 2023 sudah muncul.
Berdasarkan pengumuman Nomor : Sek.Kp.02.04-185 tentang Seleksi Calon Taruna/Taruni Politeknik Imigrasi (Poltekim) dan Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Tahun Anggaran 2023, waktu pendaftaran secara daring dimulai pada 1 April hingga 30 April 2023.
Sementara itu, untuk formasinya sendiri adalah 525 Taruna/Taruni untuk Umum dan Putra/Putri Papua/Papua Barat, serta 85 Taruna/Taruni untuk Pegawai dan Pegawai Putra/Putri Papua / Papua Barat.
Baca juga: 5 Perbedaan Sekolah Kedinasan Poltekip dan Poltekim yang Perlu Diketahui
Cara Daftar Sekolah Kedinasan Poltekim dan Poltekip 2023
Jadwal dan tata cara pendaftaran sekolah kedinasan Poltekim dan Poltekip 2023.1. Jadwal Seleksi
Jadwal seleksi calon taruna/taruni sekolah kedinasan Poltekim dan Poltekip 2023 terbagi menjadi beberapa tahapan. Berikut rinciannya:-Pengumuman Penerimaan : 29 Maret 2023
-Pendaftaran Online dan Unggah Dokumen : 1 - 30 April 2023
-Seleksi Kompetensi Dasar (CAT) : Mei - Juni 2023
-Seleksi Lanjutan (Psikotes, Kesehatan, Kesamaptaan, Wawancara, Pengamatan Fisik, dan Keterampilan/WPFK) : Juli - Oktober 2023
-Catatan: Apabila terdapat perubahan jadwal seleksi akan diinformasikan melalui situs dan akun media sosial resmi Catar Kemenkumham.
Baca juga: Cek Syarat dan Tahapan Resmi Seleksi Sekolah Kedinasan Poltekim dan Poltekip
2. Tata Cara dan Mekanisme Pendaftaran
-Pertama, pendaftar wajib melakukan pendaftaran online melalui laman https://dikdin.bkn.go.id/ dan mengunggah dokumen persyaratan, mulai tanggal 1 hingga 30 April 2023.-Khusus pelamar ‘Formasi Pegawai dan Formasi Pegawai Putra / Putri Papua / Papua Barat’ melakukan pendaftaran dan unggah berkas di laman https://catar.kemenkumham.go.id/.
-Pendaftar hanya bisa memilih satu sekolah kedinasan.
-Pendaftar tidak boleh berkomunikasi dengan panitia selama proses seleksi berlangsung.
Lihat Juga :