92 Program Studi ITS Siap Terima Mahasiswa Baru Lewat SNBT 2023
Kamis, 06 April 2023 - 06:35 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: 8 Mahasiswa Unikom Wakili Indonesia sebagai Finalis Dunia Imagine Cup 2023
Peluang program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang digaungkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) juga sangat terbuka lebar. Salah satunya, adanya delapan mahasiswa FV ITS yang terpilih sebagai penerima program beasiswa Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA).
“Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk Saintek maupun Soshum telah dihapus sehingga siswa berkesempatan untuk bersaing di prodi yang berlawanan dengan peminatannya selama SMA,” jelasnya.
Ismaini melanjutkan, proses PMB untuk program Sarjana (S1) dan Sarjana Terapan (D4) saat ini berlangsung secara bersamaan, tidak lagi terpisah seperti pada 2022 lalu. Isma menekankan, calon mahasiswa baru harus menentukan pilihannya dengan bijak, apakah akan bersaing di jenjang sarjana maupun sarjana terapan.
“Baik jenjang S1 maupun D4 memiliki kualitas akademik yang sama menjanjikannya, sehingga siswa tak perlu ragu untuk bersaing di jenjang sarjana terapan,” pungkas dosen Departemen Statistika ITS ini.
Peluang program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang digaungkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) juga sangat terbuka lebar. Salah satunya, adanya delapan mahasiswa FV ITS yang terpilih sebagai penerima program beasiswa Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA).
Tes UTBK Berlangsung 195 Menit
Koordinator Humas dan Promosi SNPMB Dr Ismaini Zain menyampaikan, tes UTBK SNBT berlangsung selama 195 menit terdiri dari Tes Potensi Skolastik (TPS), penalaran matematik, literasi dalam Bahasa Indonesia, dan literasi dalam Bahasa Inggris.“Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk Saintek maupun Soshum telah dihapus sehingga siswa berkesempatan untuk bersaing di prodi yang berlawanan dengan peminatannya selama SMA,” jelasnya.
Tentukan Pilihan dengan Bijak
Ismaini melanjutkan, proses PMB untuk program Sarjana (S1) dan Sarjana Terapan (D4) saat ini berlangsung secara bersamaan, tidak lagi terpisah seperti pada 2022 lalu. Isma menekankan, calon mahasiswa baru harus menentukan pilihannya dengan bijak, apakah akan bersaing di jenjang sarjana maupun sarjana terapan.
“Baik jenjang S1 maupun D4 memiliki kualitas akademik yang sama menjanjikannya, sehingga siswa tak perlu ragu untuk bersaing di jenjang sarjana terapan,” pungkas dosen Departemen Statistika ITS ini.
(nnz)
Lihat Juga :