Hannover Messe 2023 Momen Penting Kenalkan Pendidikan Vokasi ke Industri Dunia

Kamis, 20 April 2023 - 12:35 WIB
loading...
Hannover Messe 2023...
Kemendikbudristek turut menjadi bagian dalam pameran Hannover Messe 2023 di Jerman. Foto/BKHM.
A A A
JAKARTA - Kemendikbudristek turut menjadi bagian dalam pameran Hannover Messe 2023 di Jerman. Ajang ini pun memiliki peran penting bagi pendidikan vokasi Indonesia.

Dirjen Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Kiki Yuliati mengatakan, perguruan tinggi vokasi memiliki berbagai kepakaran yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan nilai tambah suatu komoditas dan meningkatkan daya saing bangsa.

Saat ini program matching fund yang sudah berjalan dari tahun 2021 sudah menghasilkan banyak produk-produk inovasi yang siap dihilirisasikan bersama mitra industri.

Begitu pula program riset keilmuan terapan juga sudah memberikan manfaat dan solusi pada permasalahan industri maupun UMKM.

“Hannover Messe ini kan showcase bagaimana transformasi pendidikan vokasi melalui Merdeka Belajar," kata Dirjen Kiki melalui siaran pers, Kamis (20/4/2023).

Baca juga: FT Undip Masuk Top 5 Universitas Teknik Terbaik di Indonesia Versi EduRank 2023

Seperti contoh bioplastik dari nata de coco hasil inovasi Politeknik Negeri Media Kreatif Jakarta, katanya, yang sangat siap dihilirisasi untuk mendukung industri kemasan makanan serta memberikan nilai tambah bagi komoditas kelapa.

Ajang Hannover Messe dapat dimaknai sebagai momentum penting bagi satuan pendidikan vokasi untuk mampu mensejajarkan diri dengan industri besar di dunia.

Karena itu pada pameran tahun ini, Kemendikbudristek memberikan kesempatan kepada satuan pendidikan vokasi untuk menunjukkan produk inovasi hasil kolaborasi dengan industri.

Hannover Messe merupakan salah satu trade show teknologi industri tahunan terbesar di dunia, yang diselenggarakan sejak tahun 1947.

Baca juga: UI Ciptakan Masker dari Ekstrak Biji Markisa yang Kaya Antioksidan

Pada tahun 2023, Indonesia menjadi official partner country di Hannover Messe dengan mengusung tema Making Indonesia 4.0.

“Inilah masanya pendidikan dan industri melakukan transformasi, baik melalui riset maupun kolaborasi. Tidak perlu takut teknologi akan menghapus peran manusia atau peluang kerja. Semakin banyak teknologi, semakin banyak peluang kerja. Teknologi tidak bisa mengurus dirinya sendiri,” terangnya.

Plt. Direktur Kemitraan dan Penyelarasan DUDI, Uuf Brajawidagda menuturkan bahwa produk yang hadir di Hannover Messe merupakan produk terbaik hasil kolaborasi dengan industri melalui skema program kemitraan yakni matching fund dan riset keilmuan terapan.

Produk hasil kolaborasi ini tentunya selain mampu meningkatkan produktivitas dari industri juga berdampak pada peningkatan trust industri terhadap pendidikan vokasi.

“Kami terus mendorong agar pendidikan vokasi mampu bersinergi dengan industri, seperti melalui research demand driven dan masuk ke dalam lini produksi industri,” sebut Direktur Uuf.

Ia menambahkan, produk hasil inovasi yang dipamerkan dalam ajang Hannover Messe dipilih berdasarkan kriteria tertentu. “Produk tersebut bisa dipamerkan tidaklah mudah. Serangkaian proses kurasi oleh para pakar harus dilewati. Ini mencerminkan bahwa tingkat inovasi dari produk-produk tersebut dibilang di atas rata-rata,” tuturnya.

Dia menambahkan, ada beberapa poin penting dari keikutsertaan satuan pendidikan vokasi dalam Hannover Messe 2023, yakni SDM di satuan pendidikan vokasi memiliki eksposur internasional, memperoleh umpan balik dari industri global, memiliki kesempatan untuk menyerap perkembangan terkini teknologi industri dan mengembangkan jejaring kerja sama industri internasional.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
UKT dan Uang Pangkal...
UKT dan Uang Pangkal Jalur Mandiri Vokasi Undip 2026, Tes Online dari Rumah
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Buka 5 Prodi Baru, Siapkan Lulusan Siap Kerja
Cek Rasio Keketatan...
Cek Rasio Keketatan 14 Jurusan SV Unpad di SNBT 2026, Ini Daftarnya
MNC University dan BPSDMI...
MNC University dan BPSDMI Kemenperin Teken MoU di PIDI 4.0, Perkuat SDM Industri Berbasis Digital dan Vokasi
Vokasi Jadi Fakultas...
Vokasi Jadi Fakultas Penerima Camaba Terbanyak di UI Jalur SNBP 2026
Mau Belajar Nuklir?...
Mau Belajar Nuklir? Kampus Punya BRIN Ini Buka Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur Prestasi 2026
Pendaftaran Pelatihan...
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Batch 3 Resmi Dibuka, Kuotanya 20 Ribu Peserta
SGU-Endress+Hauser Kembangkan...
SGU-Endress+Hauser Kembangkan Talenta melalui Beasiswa, Magang, dan Program Vokasi
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
Rekomendasi
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Ade Darmawan Yakin Jokowi...
Ade Darmawan Yakin Jokowi Kecewa Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Kejari Jaksel
Sinopsis Sinetron Terikat...
Sinopsis Sinetron 'Terikat Janji' Eps 79-80: Rencana Dipa Bungkam Danang Gagal Total
Berita Terkini
BAZNAS DKI Jakarta Buka...
BAZNAS DKI Jakarta Buka Lowongan Kerja, Ini Syarat dan Posisi yang Dibuka
Hadapi Perubahan Dunia...
Hadapi Perubahan Dunia Kerja, Generasi Muda Perlu Dibekali Soft Skills Sejak Dini
Diumumkan Mulai Besok,...
Diumumkan Mulai Besok, Ini Link Pengumuman Hasil SMUP Unpad 2026
SPMB Jakarta 2026 untuk...
SPMB Jakarta 2026 untuk Sekolah Swasta SMP-SMA Tahap 2 Dibuka, Cek Cara Pilih Sekolah
Beasiswa GrabScholar...
Beasiswa GrabScholar 2026 untuk SD, SMP, SMA hingga S1 Dibuka, Cek Syarat Dokumen
Ashanty Raih Gelar Doktor,...
Ashanty Raih Gelar Doktor, Wisuda Bersama Anang dan Azriel Hermansyah di Unair
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved