Memperingati Hari Pendidikan Nasional, Ini Deretan Tokoh Pendidikan Dunia

Selasa, 02 Mei 2023 - 15:45 WIB
loading...
Memperingati Hari Pendidikan...
Tokoh Pendidikan Dunia, Johann Heinrich Pestalozzi. Foto/Dok/Ist
A A A
JAKARTA - Hari Pendidikan Nasional jatuh pada 2 Mei 2023. Dalam momen ini, penting rasanya untuk mengingat kembali tokoh pendidikan, baik dalam maupun luar negeri. Dari luar negeri sendiri, ada beberapa tokoh pendidikan yang sangat berjasa.

Berikut 4 tokoh pendidikan dunia:


1. Johann Heinrich Pestalozzi

Johann Heinrich Pestalozzi merupakan tokoh pembaharu pendidikan asal Swiss yang lahir pada 17 Februari 1827. Ia menekankan pentingnya pendidikan bagi masyarakat miskin. Selain itu, ia juga menerapkan metode pengajaran yang berfokus pada mendorong kemampuan siswa itu sendiri.

Baca juga: Pimpin Upacara Hardiknas 2023, Ini Pesan Rektor IPB University

Pestalozzi sangat mengedepankan respons emosional dalam perkembangan anak. Kemudian, ia menggarisbawahi bahwa pendidikan wajib mengembangkan kepala, hati, dan tangan.

Dengan begitu, siswa akan mengerti bagaimana harus bertindak atau mengambil sebuah langkah. Metode rancangannya itu kemudian diserap secara luas ke dalam sistem pendidikan modern.

2. Charlotte Mason

Nama Charlotte Mason dikenal sebagai tokoh pendidikan Inggris yang mendedikasikan diri untuk meningkatkan cara mendidik anak-anak. Perempuan kelahiran tahun 1842 itu menemukan metode Charlotte Mason (CM) yang menekankan bahwa anak harus dididik dari segala lini, bukan hanya pikirannya.

Baca juga: Pendaftaran Beasiswa Djarum 2023 Masih Dibuka hingga 13 Mei, Cek Syarat dan Cara Daftar

Pendidikan anak harus menyentuh karakter dan sisi-sisi kehidupan lainnya. Melansir laman Simply Charlotte Mason, Mason berpandangan bahwa seorang anak harus tumbuh di tengah suasana kondusif, sebab anak mudah menyerap lingkungan rumahnya. Selain itu, anak juga harus diberikan buku-buku dengan teks menarik atau naratif, sehingga anak mudah mencerna dan menceritakan kembali isi buku tersebut.

3. Maria Montessori

Bukan hanya pendidik, Maria Montessori juga berprofesi sebagai dokter dan ilmuwan. Perempuan bernama lengkap Maria Tecla Artemisia Montessori itu lahir di Italia, 31 Maret 1870 dan wafat di Belanda dalam usia 82 tahun.

Montessori terkenal karena metode pendidikannya yang memberikan kebebasan kepada anak untuk belajar secara alami. Montessori bahkan berkesempatan untuk berkeliling dunia untuk mengembangkan metode tersebut dan menulis berbagai buku mengenai pendidikan.

Metode Montessori yang digagasnya berfokus pada kepercayaan orangtua atau pendidik kepada anak yang tengah berkembang menjadi dirinya sendiri. Sebab, masing-masing anak sudah pasti memiliki potensi, minat, dan bakat.

Jika metode ini dikembangkan, maka anak berpeluang besar menjadi lebih kreatif dan memiliki antusiasme baik dalam belajar.

4. Sir Sayyid Ahmed Khan

Satu lagi tokoh pendidikan terkenal di dunia adalah Sir Sayyid Ahmed Khan asal India. Ia lahir di Delhi, 17 Oktober 1817 dan wafat di Aligarh, 27 Maret 1898. Pendidik Muslim sekaligus penulis dan ahli hukum ini merupakan pendiri Anglo-Mohammedan Oriental College di Aligarh, India.

Melalui universitasnya itu, Khan mencoba menggabungkan model pendidikan di berbagai universitas bergengsi, seperti Cambridge dan Oxford. Melansir Britannica, Khan juga menjadi tokoh utama kebangkitan Islam pada abad ke-19.

Semasa hidup, Khan mendorong reformasi pendidikan dan sosial di negaranya. Selain itu, ia juga lantang menyuarakan bahwa kebebasan adalah hak masing-masing individu. Segala bentuk penindasan pendapat yang dilakukan adalah tindakan yang amat buruk di mata Khan.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Respons Usulan...
Prabowo Respons Usulan Tambahan Beasiswa Doktor bagi Dosen: Akan Kita Tindak Lanjuti
Kunjungi Pulau Arar...
Kunjungi Pulau Arar Papua, Mendikdasmen Tegaskan Akses Pendidikan Anak di Daerah Terpencil
Cara Akses Platform...
Cara Akses Platform Rumah Pendidikan Kemendikdasmen untuk Guru, Siswa, dan Orang Tua
Wamen Stella dan Pramono...
Wamen Stella dan Pramono Anung Bahas Jakarta Jadi Pusat Pendidikan Internasional
Azril Bocah Cemong yang...
Azril Bocah Cemong yang Viral dari Temanggung, Kini Tampil Aktif dan Ceria di Momen Hardiknas 2026
Hardiknas 2026, Kemendiktisaintek...
Hardiknas 2026, Kemendiktisaintek Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Teknologi, dan Inovasi
34 PTS yang Masuk THE...
34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026
PNM Berikan Beasiswa...
PNM Berikan Beasiswa kepada 1.590 Anak dari Jenjang SD hingga Perguruan Tinggi
1.000 Taruna Akmil Bakal...
1.000 Taruna Akmil Bakal Latih Siswa Sekolah Rakyat
Rekomendasi
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Janji Menkeu Purbaya
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan...
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan soal Kerja Sama dengan Hanania Group
Usulan Rokok Murah Dikhawatirkan...
Usulan Rokok Murah Dikhawatirkan Tekan Penerimaan Negara
Berita Terkini
Mahasiswa ITS Kembangkan...
Mahasiswa ITS Kembangkan Nanopestisida yang Tahan Hujan dan Paparan Sinar UV
Diumumkan Besok, Ini...
Diumumkan Besok, Ini Link Resmi Hasil Seleksi SMMPTN-Barat 2026
Program Studi Pendidikan...
Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris MNC University Jalani Asesmen Lapangan LAMDIK untuk Perkuat Mutu Pendidikan
Cek SIMPKB! Kemendikdasmen...
Cek SIMPKB! Kemendikdasmen Umumkan 60.896 Peserta PPG Guru Tertentu Tahap 2 2026
Usai KSTI 2026, Kemendiktisaintek...
Usai KSTI 2026, Kemendiktisaintek Siapkan Kelompok Kerja Percepat Kebijakan Strategis
Kemendikdasmen Buka...
Kemendikdasmen Buka Seleksi PPG Calon Guru 2026, Cek Syarat dan Bidang Studinya
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved