Ketum TP PKK Ajak Ratusan Pelajar SMA Bijak dalam Manfaatkan Teknologi Digital
Senin, 15 Mei 2023 - 18:51 WIB
loading...
Ketum Tim TP PKK Tri Tito Karnavian memberikan penyuluhan pencegahan penyalahgunaan bahaya narkoba dan literasi digital. Foto/Dok/TPPKK
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum (Ketum) Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Tri Tito Karnavian memberikan penyuluhan pencegahan penyalahgunaan bahaya narkoba dan literasi digital .
Penyuluhan diberikan kepada ratusan pelajar SMA di Gedung Astaka, Deliserdang, Sumatera Utara, Senin (15/5/2023).
Baca juga: Sabet Juara World Mathematic International, 2 Siswa MAN IC OKI Wakili Indonesia di Korsel
Dalam arahannya, Tri Tito Karnavian mengingatkan kepada para pelajar untuk menjauhi narkoba dan menggunakan handphone dengan kegiatan yang positif.
Tri Tito Karnavian menyebut narkoba merupakan kejahatan yang luar biasa dan harus dijauhi oleh para generasi muda.
"Kegiatan anti narkoba, ini tidak hanya kegiatan saja, data statistik menunjukkan 1,5 juta orang di Sumut terpapar bahaya narkoba, sekitar 10 persen dari jumlah populasi, jadi kita harus waspada terhadap bahaya narkoba," ungkap Tri Tito.
Baca juga: Diterima di 5 Kampus Top Dunia, Firila Mantap Pilih University of British Columbia
Selain Narkoba, Ketum TP PKK juga mengajak generasi muda untuk memanfaatkan teknologi digital dengan bijaksana.
"Penggunaan teknologi digital, ada positif dan negatif. Kita jangan terpengaruh efek negatif teknologi harus manfaatkan efek positif. Kita menyaring informasi yang positif," katanya.
"Tri Tito menambahkan setelah kegiatan literasi digital ini, para pelajar bisa menyebarkan informasi mengenai bahaya narkoba dengan menyebarkan kepada teman-teman melalui media sosial," tambahnya.
Tri Tito Karnavian mengtatakan para pelajar yang datang sekarang merupakan generasi penerus bangsa yang akan memimpin Indonesia ke depannya.
"Saya melihat di sini ada Calon Presiden 2053, Calon Gubernur Sumatera Utara tahun 2050, Calon Menteri Perempuan, dll. Saya melihat calon pemimpin Indonesia di masa mendatang, karena ini pengalaman ibu sendiri bersama dengan Bapak Mendagri yang dahulu menjadi pelajar," ujarnya.
Ketum TP PKK mengutarakan waktu dirinya masih menjadi pelajar dia hanya fokus untuk belajar dan menjauhi diri dari hal yang negatif bahaya narkoba yang mengancam generasi muda.
"Pengalaman Ibu sama seperti kalian anak-anak, datang belajar dan berdoa agar bisa menjadi orang yang berguna di masa yang akan datang," ungkap dia.
"Jangan ragu-ragu dengan kemampuan kalian. Selama kalian bertugas menjaga diri dari hal negatif. Itu kalian sudah ada garis tangannya akan jadi apa ke depannnya. Selain belajar dan menjaga diri, juga berdoa agar menjadi orang yang berguna," pungkasnya.
Penyuluhan diberikan kepada ratusan pelajar SMA di Gedung Astaka, Deliserdang, Sumatera Utara, Senin (15/5/2023).
Baca juga: Sabet Juara World Mathematic International, 2 Siswa MAN IC OKI Wakili Indonesia di Korsel
Dalam arahannya, Tri Tito Karnavian mengingatkan kepada para pelajar untuk menjauhi narkoba dan menggunakan handphone dengan kegiatan yang positif.
Tri Tito Karnavian menyebut narkoba merupakan kejahatan yang luar biasa dan harus dijauhi oleh para generasi muda.
"Kegiatan anti narkoba, ini tidak hanya kegiatan saja, data statistik menunjukkan 1,5 juta orang di Sumut terpapar bahaya narkoba, sekitar 10 persen dari jumlah populasi, jadi kita harus waspada terhadap bahaya narkoba," ungkap Tri Tito.
Baca juga: Diterima di 5 Kampus Top Dunia, Firila Mantap Pilih University of British Columbia
Selain Narkoba, Ketum TP PKK juga mengajak generasi muda untuk memanfaatkan teknologi digital dengan bijaksana.
"Penggunaan teknologi digital, ada positif dan negatif. Kita jangan terpengaruh efek negatif teknologi harus manfaatkan efek positif. Kita menyaring informasi yang positif," katanya.
"Tri Tito menambahkan setelah kegiatan literasi digital ini, para pelajar bisa menyebarkan informasi mengenai bahaya narkoba dengan menyebarkan kepada teman-teman melalui media sosial," tambahnya.
Tri Tito Karnavian mengtatakan para pelajar yang datang sekarang merupakan generasi penerus bangsa yang akan memimpin Indonesia ke depannya.
"Saya melihat di sini ada Calon Presiden 2053, Calon Gubernur Sumatera Utara tahun 2050, Calon Menteri Perempuan, dll. Saya melihat calon pemimpin Indonesia di masa mendatang, karena ini pengalaman ibu sendiri bersama dengan Bapak Mendagri yang dahulu menjadi pelajar," ujarnya.
Ketum TP PKK mengutarakan waktu dirinya masih menjadi pelajar dia hanya fokus untuk belajar dan menjauhi diri dari hal yang negatif bahaya narkoba yang mengancam generasi muda.
"Pengalaman Ibu sama seperti kalian anak-anak, datang belajar dan berdoa agar bisa menjadi orang yang berguna di masa yang akan datang," ungkap dia.
"Jangan ragu-ragu dengan kemampuan kalian. Selama kalian bertugas menjaga diri dari hal negatif. Itu kalian sudah ada garis tangannya akan jadi apa ke depannnya. Selain belajar dan menjaga diri, juga berdoa agar menjadi orang yang berguna," pungkasnya.
(mpw)
Lihat Juga :