Pertama di Indonesia, ITERA Resmi Buka Prodi S1 Rekayasa Keolahragaan
Selasa, 30 Mei 2023 - 05:30 WIB
loading...
A
A
A
Jika pendidikan olahraga mempersiapkan mahasiswanya menjadi pengajar serta peneliti yang berkaitan dengan olahraga.
Sedangkan Ilmu Keolahragaan lebih fokus kepada apa yang terjadi di dalam diri atlet, seperti berapa banyak oksigen yang mereka gunakan, otot mana yang paling banyak bekerja, kandungan nutrisi dalam makanan yang dikonsumsi atlet serta bagaimana menganalisa suatu gerakan dengan menggunakan prinsip biomekanika.
“Rekayasa Keolahragaan akan fokus pada faktor eksternal, bagaimana merancang, mendesain dan membuat peralatan olahraga berbasis teknologi, membangun fasilitas, menganalisis kerja atlet, hingga membangun big data agar terjadi peningkatan positif di bidang keolahragaan,” katanya, melalui siaran pers, Selasa (30/5/2023).
Baca juga: Mahasiswa UGM Didorong Kuasai Ekosistem Bisnis Digital
Sementara Imam Safei, menambahkan, nantinya selain mendapatkan matakuliah tentang olahraga, para mahasiswa juga akan mendapatkan matakuliah khas seperti algoritma dan pemrograman, matematika teknik, implementasi biomekanika, sensor dan IoT.
Mahasiswa juga akan belajar desain dan manufaktur, gizi dan doping, sinyal dan sistem, teknik komputasi, analisis performa, ergonomi, kecerdasan buatan keolahragaan, pemodelan dan optimasi, tes dan pengukuran. Sementara berbagai fasilitas juga telah dimiliki seperti fasilitas gym indoor dan outdoor, laboratorium pendukung, perpustakaan dan lainnya.
Prospek lulusan Prodi S1 Rekayasa Keolahragaan juga dapat menjadi desainer produk yang bekerja di industri olahraga besar yang saat ini banyak berkembang, menjadi ASN analis keolahragaan yang bisa menganalisis kinerja atlet.
Sedangkan Ilmu Keolahragaan lebih fokus kepada apa yang terjadi di dalam diri atlet, seperti berapa banyak oksigen yang mereka gunakan, otot mana yang paling banyak bekerja, kandungan nutrisi dalam makanan yang dikonsumsi atlet serta bagaimana menganalisa suatu gerakan dengan menggunakan prinsip biomekanika.
“Rekayasa Keolahragaan akan fokus pada faktor eksternal, bagaimana merancang, mendesain dan membuat peralatan olahraga berbasis teknologi, membangun fasilitas, menganalisis kerja atlet, hingga membangun big data agar terjadi peningkatan positif di bidang keolahragaan,” katanya, melalui siaran pers, Selasa (30/5/2023).
Baca juga: Mahasiswa UGM Didorong Kuasai Ekosistem Bisnis Digital
Mata Kuliah
Sementara Imam Safei, menambahkan, nantinya selain mendapatkan matakuliah tentang olahraga, para mahasiswa juga akan mendapatkan matakuliah khas seperti algoritma dan pemrograman, matematika teknik, implementasi biomekanika, sensor dan IoT.
Mahasiswa juga akan belajar desain dan manufaktur, gizi dan doping, sinyal dan sistem, teknik komputasi, analisis performa, ergonomi, kecerdasan buatan keolahragaan, pemodelan dan optimasi, tes dan pengukuran. Sementara berbagai fasilitas juga telah dimiliki seperti fasilitas gym indoor dan outdoor, laboratorium pendukung, perpustakaan dan lainnya.
Prospek Kerja
Prospek lulusan Prodi S1 Rekayasa Keolahragaan juga dapat menjadi desainer produk yang bekerja di industri olahraga besar yang saat ini banyak berkembang, menjadi ASN analis keolahragaan yang bisa menganalisis kinerja atlet.
Lihat Juga :