FMIPA UI dan Lembaga Penelitian Jepang Kolaborasi Riset tentang Wabah Gugur Daun Karet
Kamis, 01 Juni 2023 - 13:12 WIB
loading...
A
A
A
Tujuan dari kolaborasi itu adalah untuk mengembangkan teknologi guna mencegah dan mengendalikan penyakit gugur daun Pestalotiopsis pada pohon karet, melalui proyek SATREPS. Proyek SATREP ini mendapat dukungan pendanaan dari International Coorporation Agency (JICA) dan Japan Science and Technology Agency (JST).
Baca juga: 4 Universitas dengan Jurusan Akuntansi Terbaik di Indonesia, Ini Daftarnya
Progress capaian kolaborasi tersebut, antara lain pengembangan senyawa kandidat fungisida baru untuk penyakit gugur daun pohon karet (baik kimiawi maupun biologis), pembuatan klon baru Hevea brasiliensis yang menunjukkan ketahanan terhadap penyakit gugur daun melalui pendekatan genomik dan transkriptomik, serta pembangunan sistem deteksi untuk daerah yang terkena penyakit gugur daun dengan analisis pencitraan Artificial Intelligent (AI).
Analisis pencitraan AI ini menggunakan data yang diperoleh dari satellites, drone, serta leaves data images. Selain itu, analisis ini menggunakan data penguatan dasar untuk penelitian dan pengembangan, serta aplikasi praktis dari teknologi yang relevan dan dalam jangka panjang.
Adapun dukungan pendanaan yang diberikan JICA, yakni untuk memfasilitasi kegiatan penelitian antara peneliti Indonesia dan Jepang dalam periode waktu lima tahun. Kolaborasi riset ini melibatkan Dr. Retno Lestari, M.Si. dan Sanya Khaerunnisa S.Si. dari Departemen Biologi; Dr.Eng.
Baca juga: 4 Universitas dengan Jurusan Akuntansi Terbaik di Indonesia, Ini Daftarnya
Progress capaian kolaborasi tersebut, antara lain pengembangan senyawa kandidat fungisida baru untuk penyakit gugur daun pohon karet (baik kimiawi maupun biologis), pembuatan klon baru Hevea brasiliensis yang menunjukkan ketahanan terhadap penyakit gugur daun melalui pendekatan genomik dan transkriptomik, serta pembangunan sistem deteksi untuk daerah yang terkena penyakit gugur daun dengan analisis pencitraan Artificial Intelligent (AI).
Analisis pencitraan AI ini menggunakan data yang diperoleh dari satellites, drone, serta leaves data images. Selain itu, analisis ini menggunakan data penguatan dasar untuk penelitian dan pengembangan, serta aplikasi praktis dari teknologi yang relevan dan dalam jangka panjang.
Adapun dukungan pendanaan yang diberikan JICA, yakni untuk memfasilitasi kegiatan penelitian antara peneliti Indonesia dan Jepang dalam periode waktu lima tahun. Kolaborasi riset ini melibatkan Dr. Retno Lestari, M.Si. dan Sanya Khaerunnisa S.Si. dari Departemen Biologi; Dr.Eng.
Lihat Juga :