Tingkatkan Literasi Digital Madrasah dan PTKI, Kemenag Gandeng Samsung Indonesia
Senin, 05 Juni 2023 - 20:16 WIB
loading...
A
A
A
Kerja sama Kementerian Agama dan Samsung akan mencakup tiga program yaitu Samsung Smart Learning School (SSLC), Samsung Innovation Campus (SIC), dan Samsung Solve for Tomorrow (SSFT).
Ketiganya adalah program pengembangan proses belajar mengajar berbasis elektronik yang mendorong peningkatan kompetensi guru dan siswa, pengembangan materi pelatihan, dan penyelarasan kurikulum yang relevan. Kerja sama yang diteken ini akan berlangsung selama tiga tahun hingga 2025.
Salah satu program utamanya, yaitu Samsung Smart Learning Class (SSLC) adalah kelas online yang menunjang transformasi kelas konvensional menuju school digitalization.
Idenya adalah menciptakan kelas merdeka yang lebih banyak mencakup audiens dan dapat diabadikan sebagai wahana pembelajaran kembali. Dengan demikian pendidikan madrasah menjadi lebih mudah diakses, mengakomodasi kebutuhan semua orang, dan mudah dikontrol kualitasnya.
Platform digital yang dikembangkan Samsung ini dapat mengimbangi manfaat kelas konvensional, seperti pemberian tugas-tugas berbasis individu dan kelompok, interaksi siswa dengan guru dan antar siswa, dan ruang kolaborasi dalam merancang proyek.
Lebih dari itu SSLC dapat dipakai untuk penggunaan video, YouTube, dan berbagai aplikasi lainnya. Untuk dapat berpartisipasi di dalamnya, siswa dan guru didorong kapabilitasnya menggunakan berbagai aplikasi online meeting dan komunikasi digital interaktif.
Presiden Direktur Samsung Electronics Indonesia, Simon Lee mengungkapkan, platform ini mengacu pada konsep pendidikan moderen yang akan menjadi model di masa depan. Riset dan pengembangannya telah dimulai sejak 2017, jauh sebelum pandemi Covid-19.
Ketiganya adalah program pengembangan proses belajar mengajar berbasis elektronik yang mendorong peningkatan kompetensi guru dan siswa, pengembangan materi pelatihan, dan penyelarasan kurikulum yang relevan. Kerja sama yang diteken ini akan berlangsung selama tiga tahun hingga 2025.
Salah satu program utamanya, yaitu Samsung Smart Learning Class (SSLC) adalah kelas online yang menunjang transformasi kelas konvensional menuju school digitalization.
Idenya adalah menciptakan kelas merdeka yang lebih banyak mencakup audiens dan dapat diabadikan sebagai wahana pembelajaran kembali. Dengan demikian pendidikan madrasah menjadi lebih mudah diakses, mengakomodasi kebutuhan semua orang, dan mudah dikontrol kualitasnya.
Platform digital yang dikembangkan Samsung ini dapat mengimbangi manfaat kelas konvensional, seperti pemberian tugas-tugas berbasis individu dan kelompok, interaksi siswa dengan guru dan antar siswa, dan ruang kolaborasi dalam merancang proyek.
Lebih dari itu SSLC dapat dipakai untuk penggunaan video, YouTube, dan berbagai aplikasi lainnya. Untuk dapat berpartisipasi di dalamnya, siswa dan guru didorong kapabilitasnya menggunakan berbagai aplikasi online meeting dan komunikasi digital interaktif.
Presiden Direktur Samsung Electronics Indonesia, Simon Lee mengungkapkan, platform ini mengacu pada konsep pendidikan moderen yang akan menjadi model di masa depan. Riset dan pengembangannya telah dimulai sejak 2017, jauh sebelum pandemi Covid-19.
Lihat Juga :