Kisah Arie Pangesti, Lulus Program Doktor Ke-500 FTUI dengan IPK 4.0
Rabu, 14 Juni 2023 - 11:40 WIB
loading...
A
A
A
Terkait dengan penelitian Arie, Dekan FTUI, Prof. Dr. Heri Hermansyah, ST., M.Eng., IPU berharap, ke depannya melalui penelitian ini dapat dilakukan pengintegrasian bolometer terkopel antena THz dengan teknologi lain.
"Seperti sistem pemrosesan sinyal, optika terahertz, atau platform komunikasi nirkabel. Integrasi yang lebih baik akan memungkinkan aplikasi yang lebih luas dan penggunaan yang lebih efektif dari bolometer terkopel antena THz dalam berbagai bidang,” ujar Prof. Heri.
Berkat penelitiannya, Arie Pangesti Aji berhasil meraih gelar doktor dengan IPK 4.0 dan predikat Cum Laude pada sidang promosi doktornya yang dinyatakan lulus oleh Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) pada hari Senin, 05 Juni 2023.
Sidang Promosi Doktor ini dipimpin oleh Ketua Sidang, Prof. Dr. Heri Hermansyah, ST., M.Eng., IPU., dengan Promotor Prof. Dr. Ir. Eko Tjipto Rahardjo, M.Sc, dan Ko-Promotor, Prof. Hiroshi Inokawa dan Dr. Ir. Catur Apriono, S.T., M.T., Ph.D.
Tim Penguji terdiri dari Prof. Dr. Ir. Muhamad Asvial, M.Eng., Prof. Dr. Ir. Harry Sudibyo, DEA, Prof. Dr. Ir. Fitri Yuli Zulkifli, S.T., M.Sc., Dr. Basari, S.T., M.Eng., dan Yusuf Nur Wijayanto, Ph.D.
"Seperti sistem pemrosesan sinyal, optika terahertz, atau platform komunikasi nirkabel. Integrasi yang lebih baik akan memungkinkan aplikasi yang lebih luas dan penggunaan yang lebih efektif dari bolometer terkopel antena THz dalam berbagai bidang,” ujar Prof. Heri.
Berkat penelitiannya, Arie Pangesti Aji berhasil meraih gelar doktor dengan IPK 4.0 dan predikat Cum Laude pada sidang promosi doktornya yang dinyatakan lulus oleh Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) pada hari Senin, 05 Juni 2023.
Sidang Promosi Doktor ini dipimpin oleh Ketua Sidang, Prof. Dr. Heri Hermansyah, ST., M.Eng., IPU., dengan Promotor Prof. Dr. Ir. Eko Tjipto Rahardjo, M.Sc, dan Ko-Promotor, Prof. Hiroshi Inokawa dan Dr. Ir. Catur Apriono, S.T., M.T., Ph.D.
Tim Penguji terdiri dari Prof. Dr. Ir. Muhamad Asvial, M.Eng., Prof. Dr. Ir. Harry Sudibyo, DEA, Prof. Dr. Ir. Fitri Yuli Zulkifli, S.T., M.Sc., Dr. Basari, S.T., M.Eng., dan Yusuf Nur Wijayanto, Ph.D.
(mpw)
Lihat Juga :