Mengenal Jurusan Manajemen Industri Jasa Makanan dan Gizi IPB, Ada Prospek Kerja Luas
Jum'at, 16 Juni 2023 - 06:00 WIB
loading...
A
A
A
Adapun dosen praktisi yang terlibat dalam mengampu mata kuliah di Prodi MIJMG adalah dosen yang berasal dari mitra Dunia Industri dan Dunia Kerja (Iduka) yang sesuai dengan kompetensinya.
“Dosen praktisi ini akan berperan sebagai tim teaching atau sebagai dosen pembimbing lapang pada praktik kerja lapangan (PKL) mahasiswa di rumah sakit, hotel atau industri jasa makanan lainnya,” ujarnya.
Dr Rina menyebut beberapa dosen di Prodi MIJMG terlibat sebagai pengajar dalam kegiatan pelatihan Prakerja bekerja sama dengan sekolah.mu (PT Sekolah Integrasi Digital) di bidang bakery dan patiseri serta pengolahan makanan sehat.
Selain itu, dosen juga aktif dalam kegiatan penelitian dan pengabdian yang berkaitan dengan produk atau inovasi pengolahan pangan. Hasil penelitian dan pengabdian ini sudah banyak yang didaftarkan ke Hak Kekayaan Intelektual (Haki) dan dipublikasikan ke jurnal ilmiah.
“Terdapat pula inovasi aplikasi perencanaan menu bayi usia 6-24 bulan yang dihasilkan dosen Prodi MIJMG. Tujuan dibuatnya aplikasi yang bernama Baby Meal Planner ini adalah untuk pencegahan stunting. Selain berinovasi, dosen Prodi MIJMG juga sering menjadi narasumber dalam webinar nasional maupun internasional,” imbuhnya.
Dr Rina mengatakan, banyak mahasiswa Prodi MIJMG yang mendapatkan prestasi nasional di bidang kulinari. Beberapa mahasiswa juga mengikuti kegiatan magang ke luar negeri seperti Jepang yang difasilitasi prodi sejak empat tahun lalu.
“Dosen praktisi ini akan berperan sebagai tim teaching atau sebagai dosen pembimbing lapang pada praktik kerja lapangan (PKL) mahasiswa di rumah sakit, hotel atau industri jasa makanan lainnya,” ujarnya.
Dr Rina menyebut beberapa dosen di Prodi MIJMG terlibat sebagai pengajar dalam kegiatan pelatihan Prakerja bekerja sama dengan sekolah.mu (PT Sekolah Integrasi Digital) di bidang bakery dan patiseri serta pengolahan makanan sehat.
Selain itu, dosen juga aktif dalam kegiatan penelitian dan pengabdian yang berkaitan dengan produk atau inovasi pengolahan pangan. Hasil penelitian dan pengabdian ini sudah banyak yang didaftarkan ke Hak Kekayaan Intelektual (Haki) dan dipublikasikan ke jurnal ilmiah.
“Terdapat pula inovasi aplikasi perencanaan menu bayi usia 6-24 bulan yang dihasilkan dosen Prodi MIJMG. Tujuan dibuatnya aplikasi yang bernama Baby Meal Planner ini adalah untuk pencegahan stunting. Selain berinovasi, dosen Prodi MIJMG juga sering menjadi narasumber dalam webinar nasional maupun internasional,” imbuhnya.
Dr Rina mengatakan, banyak mahasiswa Prodi MIJMG yang mendapatkan prestasi nasional di bidang kulinari. Beberapa mahasiswa juga mengikuti kegiatan magang ke luar negeri seperti Jepang yang difasilitasi prodi sejak empat tahun lalu.
(nnz)
Lihat Juga :