Gagal di SNBT 2023? Daftar Unair di Seleksi Mandiri, Ini Prodi Terketatnya
Selasa, 20 Juni 2023 - 07:55 WIB
loading...
A
A
A
Salah satu strategi untuk diterima di PTN ialah dengan melihat tingkat keketatan suatu program studi, baik itu program studi sains teknologi (Saintek) dan sosial humaniora (Soshum).
Baca juga: Undip Buka Prodi Baru Bisnis Digital, Lulusannya Dibutuhkan Industri Global
Keketatan jurusan adalah persentase perbandingan daya tampung dengan jumlah peminat. Semakin kecil persentase, maka semakin tinggi pula peminat dan persaingan diterima di jurusan di tahun tersebut.
Dikutip dari laman Unair, berikut informasi keketatan program studi soshum dan saintek Universitas Airlangga (Unair).
Pada 2022 lalu, prodi Unair soshum terketat jalur mandiri secara berurutan ditempati oleh:
1. Ilmu Politik (7.52 persen)
2. Ilmu Komunikasi (10.52 persen)
3. Ilmu Informasi dan Perpustakaan (11.99 persen)
4. Ilmu Hukum (13.29 persen).
5. Antropologi (13.37 persen)
6. Ilmu Hubungan Internasional (13.76 persen)
7. Psikologi (14.16 persen) 8. Bahasa dan Sastra Indonesia (15.23 persen)
9. Ekonomi Islam (17.09 persen)
10. Manajemen (17.27 persen)
11. Ilmu Sejarah (17.32 persen)
12. Ekonomi Pembangunan (19.10 persen).
Baca juga: Undip Buka Prodi Baru Bisnis Digital, Lulusannya Dibutuhkan Industri Global
Keketatan jurusan adalah persentase perbandingan daya tampung dengan jumlah peminat. Semakin kecil persentase, maka semakin tinggi pula peminat dan persaingan diterima di jurusan di tahun tersebut.
Dikutip dari laman Unair, berikut informasi keketatan program studi soshum dan saintek Universitas Airlangga (Unair).
Prodi Terketat Soshum Unair
Pada 2022 lalu, prodi Unair soshum terketat jalur mandiri secara berurutan ditempati oleh:
1. Ilmu Politik (7.52 persen)
2. Ilmu Komunikasi (10.52 persen)
3. Ilmu Informasi dan Perpustakaan (11.99 persen)
4. Ilmu Hukum (13.29 persen).
5. Antropologi (13.37 persen)
6. Ilmu Hubungan Internasional (13.76 persen)
7. Psikologi (14.16 persen) 8. Bahasa dan Sastra Indonesia (15.23 persen)
9. Ekonomi Islam (17.09 persen)
10. Manajemen (17.27 persen)
11. Ilmu Sejarah (17.32 persen)
12. Ekonomi Pembangunan (19.10 persen).
Lihat Juga :