Cerita Rahmat Kuliah di Turki, Pengantar Kuliah Gunakan 2 Bahasa Asing Sekaligus
Senin, 26 Juni 2023 - 22:57 WIB
loading...
Yadi Rahmat, Mahasiswa Indonesia asal Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, yang mendapatkan beasiswa penuh dari Pemerintah Turki. Foto/Dok/Pribadi
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah Turki terus berusaha memperkenalkan negaranya sebagai salah satu negara yang layak untuk dijadikan destinasi melanjutkan pendidikan tinggi. Aktifitas Internasionalisasi pun terus digenjot demi mewujudkan harapan tersebut.
Tak heran, Negara ini memiliki mahasiswa internasional paling banyak di Eropa. Salah satunya, Yadi Rahmat, Mahasiswa Indonesia asal Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, yang mendapatkan beasiswa dari Pemerintah Turki.
Baca juga: Pendaftaran Seleksi Program Gelar Beasiswa Indonesia Bangkit Diperpanjang hingga 10 Juli 2023
Rahmat yang kuliah di Sakarya University Turki mengambil Program S2 Ilmu Tafsir, berbagi pengalamannya sebagai siswa internasional. Dia mengaku bangga dan senang bisa belajar bersama mahasiswa Turki serta mahasiswa dari sejumlah negara lain.
Selain itu, pria yang akrab disapa Rahmat tersebut mengaku suka dengan suasana Sakarya University karena fasilitas yang lengkap serta suasana kotanya yang tidak begitu ramai.
Tak heran, Negara ini memiliki mahasiswa internasional paling banyak di Eropa. Salah satunya, Yadi Rahmat, Mahasiswa Indonesia asal Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, yang mendapatkan beasiswa dari Pemerintah Turki.
Baca juga: Pendaftaran Seleksi Program Gelar Beasiswa Indonesia Bangkit Diperpanjang hingga 10 Juli 2023
Rahmat yang kuliah di Sakarya University Turki mengambil Program S2 Ilmu Tafsir, berbagi pengalamannya sebagai siswa internasional. Dia mengaku bangga dan senang bisa belajar bersama mahasiswa Turki serta mahasiswa dari sejumlah negara lain.
Selain itu, pria yang akrab disapa Rahmat tersebut mengaku suka dengan suasana Sakarya University karena fasilitas yang lengkap serta suasana kotanya yang tidak begitu ramai.
Lihat Juga :