Era Digital, BSKDN: Tingkatkan Inovasi Penggunaan Internet di Daerah
Senin, 26 Juni 2023 - 14:32 WIB
loading...
A
A
A
Inovasi penggunaan internet juga dapat dilihat pada layanan jasa internet yang dikembangkan BUMDes Sijeram Kabupaten Sambas Provinsi Kalimantan Barat. Keberadaan layanan tersebut berhasil meningkatkan produktivitas masyarakat dan menambah Pendapatan Asli Desa (PADes).
"Melalui sistem informasi di tingkat desa, mendapatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah) setidak-tidaknya 750 juta per tahun sebagai bagian dari PADes dan sudah berkembang sampai sekarang, sudah digunakan oleh sekian banyak desa di Kabupaten Sambas dan mempunyai sekitar 190 dealer yang memasarkan produk-produk dari BUMDes tersebut," jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Yusharto juga mengatakan akses internet yang cepat dapat meningkatkan efektivitas pelayanan publik di daerah. Hal itu sejalan dengan tujuan pemanfaatan layanan Puja Indah yang telah diterapkan di 132 daerah yang terdiri dari 103 kabupaten, 21 kota, dan 8 provinsi.
Sejalan dengan itu, hadir sebagai narasumber Kepala Pusat Inovasi Administrasi Negara (PIAN) Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI) Hartoto mengatakan, peningkatan inovasi untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan daerah harus berbasis data. Penggunaan data dapat membuat inovasi lebih bermanfaat, karena sesuai dengan kondisi atau kebutuhan masyarakat.
"Data itu adalah mutiara, kalau sekiranya kita mengenal Sumber Daya Alam itu minyak, sekarang sudah berupa data. Di era digital sekarang apa-apa sudah data, jika tidak memiliki data maka tidak akan bergerak cepat (inovasinya)," ungkapnya.
"Melalui sistem informasi di tingkat desa, mendapatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah) setidak-tidaknya 750 juta per tahun sebagai bagian dari PADes dan sudah berkembang sampai sekarang, sudah digunakan oleh sekian banyak desa di Kabupaten Sambas dan mempunyai sekitar 190 dealer yang memasarkan produk-produk dari BUMDes tersebut," jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Yusharto juga mengatakan akses internet yang cepat dapat meningkatkan efektivitas pelayanan publik di daerah. Hal itu sejalan dengan tujuan pemanfaatan layanan Puja Indah yang telah diterapkan di 132 daerah yang terdiri dari 103 kabupaten, 21 kota, dan 8 provinsi.
Sejalan dengan itu, hadir sebagai narasumber Kepala Pusat Inovasi Administrasi Negara (PIAN) Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI) Hartoto mengatakan, peningkatan inovasi untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan daerah harus berbasis data. Penggunaan data dapat membuat inovasi lebih bermanfaat, karena sesuai dengan kondisi atau kebutuhan masyarakat.
"Data itu adalah mutiara, kalau sekiranya kita mengenal Sumber Daya Alam itu minyak, sekarang sudah berupa data. Di era digital sekarang apa-apa sudah data, jika tidak memiliki data maka tidak akan bergerak cepat (inovasinya)," ungkapnya.
(mpw)
Lihat Juga :